Tuesday, 22 August 2017

Maklumilah keterbatasan anak kecil!

Begitu banyak hikmah dari diciptakannya manusia untuk mendiami Bumi Allah ini, di antara hikmah Allah Ta'ala ialah menciptakan manusia dengan segala kemampuan terbatas dan bertahap, sehingga dapat dimaklumi apabila kita menjumpai kebanyakan anakanak gemar bermain dan melakukan hal yang bersifat siasia. Memang inilah masa untuk persiapan mereka menginjak usia yang lebih dewasa. Sehingga para orang tua tidak perlu memaksa mereka dengan usia yang sangat dini membawa mereka kepada masa yang belum waktunya bagi mereka. Misalnya, anak harus terus belajar dan tidak diberi kesempatan bermain sama sekali, atau anak harus selalu serius dan tidak boleh bercanda dengan usianya yang sangat dini, padahal hal ini sangat mereka butuhkan. Benarlah Ummul Mukminin Aisyah  رضي الله عنها tatkala beliau mengatakan: 
Maklumilah keterbatasan anak kecil perempuan (seperti diri-nya) yang masih suka sesuatu yang sifatnya sia-sia, (HR. Bukhari 5190, Muslim 892) 

Beliau mengucapkan perkataan ini ketika masih belia dan masih suka melihat orang-orang Habasyah bermain dan menari [perang]. Dan suatu ketika beliau menonton mereka sedang bermain didampingi oleh Rasulullah  صلى الله عليه وسلم sampai merasa puas, dan Nabi pun tidak melarangnya, mengingat beliau tergolong masih kecil dan menyukai hal-hal seperti ini. 

Akan tetapi, kita pun tidak boleh terlalu menuruti semua keinginan anak sehingga anak menjadi manja. Sekali-sekali bolehlah kita tidak mewujudkannya apabila keinginan tersebut membahayakan untuk dilakukan, sekaligus ini merupakan salah satu bukti kasih sayang orang tua terhadap anaknya. 

Sumber : Candailah Anak Kalian oleh Ustad Muhammad Ali AM. Hafizhollah

NATA ANTORIUS

About NATA ANTORIUS

My name is Nata, I write this blog is to provide information about primary and secondary education. I am a teacher at a Elemantary School.