Saturday, 30 September 2017

Apa yang harus dilakukan guru sebagai fasilitator

Fungsi guru salah satunya adalah sebagai fasilitator dan moderator dalam membantu peserta didik secara konstruktivis. Adapun kegiatan-kegatan  yang dapat dilakukan guru sebagai fasilitator yaitu dengan melakukan tidakan-tindakan sebagai berikut:

1. sebelum guru mengajar
  1.  Guru mempersiapkan bahan akan diajarkan 
  2. Guru mempersiapkan alat-alat perga/praktikum yang akan digunakan. 
  3. Guru mempersiapkan pertanyaan dan arahan untuk merangsang siswa aktif belajar 
  4. Guru memperlajari keadaan siswa, mengerti kelemahan dan kelebihan siswa 
  5. Guru mempelajari pengetahuan awal siswa.

2. Selama Proses Pembelajaran 
  1. Guru mengajak siswa aktif belajar 
  2. Membiarkan siswa untuk bertanya 
  3. Menggunakan metode ilmiah dalam proses penemuan sehingga menemukan sendiri pengetahuan mereka. 
  4. Guru mengikuti jalan pikiran dan gagasan siswa.
  5. Guru menggunakan variasi metode pembelajaran seperti studi kelompok, studi di luar kelas, dan diluar sekolah. 
  6. Mengadakan kunjungan tempat pengembangan ilmu seperti museum, laboratorium dan lain-lain. 
  7. Mengadakan praktikum terpimpin maupun bebas 
  8. Tidak mencerca siswa yang berpendapat salah. 
  9. Menerima jawaban alternatif siswa. 
  10. Kesalahan konsep siswa ditunjukkan dengan arif,
  11.  Menyediakan data anomali untuk menantang siswa berfikir. 
  12. Siswa diberi waktu berfikir dan merumuskan gagasan mereka. 
  13. Siswa diberi kesempatan untuk mencari pendekatan caranya sendiri dalam belajar dan menemukan sesuatu. 
  14. Evaluasi yang koninyu dengan segala prosesnya.

3. Sesudah proses pembelajaran. 
  1. Guru memberikan PR dan mengumpulkannya serta mengoreksinya. jangan sekali-kali untuk tidak mengoreksi hasil pekerjaan siswa, karena akan membuat hati siswa kecewa dan mungkin malas untuk membuat PR berikutnya. 
  2. Memberi tugas lain untuk pendalaman. 
  3. Tes yang membuat siswa berfikir, bukan  hafalan.

4. Sikap yang perlu dimiliki guru. 
  1. Siswa dianggap bukan tabula asa, tetapi subyek yang suda tahu sesuatu. 
  2. Model Kelas : siswa aktif, guru menyertai.
  3. Bila ditanya siswa dan tidak dapat menjawab, tidak usah marah dan mencerca. 
  4. Menyediakan ruang tanya jawab dan diskusi.
  5. Yang penting bukan bahan selesai, tetapi siswa belajar untuk belajar sendiri. 
  6. Memberi ruang siswa untuk boleh salah. 
  7. Hubungan guru siswa diagonal.
  8.  Pengetahuan yang luas dan mendalam. 
  9. Mengerti konteks bahan yang mau diajarkan.

Nah teman edukasinfo.net yang saya banggakan, itulah sekilas info mengenai Apa yang seharusnya yang dilakukan guru sebagai fasilitator.

Sumber : Paul Suparno, dalam guru Demokrasi di era reformasi

NATA ANTORIUS

About NATA ANTORIUS

My name is Nata, I write this blog is to provide information about primary and secondary education. I am a teacher at a Elemantary School.