Monday, 27 May 2019

Raport K13 semester Genap Tahun Pelajaran 2018-2019

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net, tak lama lagi semester genap tahun ajaran 2018-2019 akan berakhir, tentunya kita telah mempersiapkan raport untuk siswa siswi kita. Nah, kali ini admin akan berbagi aplikasi raport yang dari beberapa website dan mengembangnya. Seperti aplikasi Raport yang dikembangkan oleh Nir Ningsih ataupun Kang Martho. Aplikasi Raport keduanya sama-sama bagus dan sama sama mudah untuk dikerjakan.

Aplikasi Raport karya Nir Ningsih saat ini telah dikembangkan dengan menerapkan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter). Sudah tentu sesuai dengan apa yang saat ini kita terapkan di sekolah yakni mengaplikasi PPK dalam setiap pembelajaran.

Aplikasi Raport karya Kang Martho juga tak kalah menarik, bagi mereka yang sehari-hari mengahadapi dapodik pasti akan tertarik dengan tampilan aplkiakasi raport dengan dashboard Dapodik. Jadi, sekarang kita tinggal memilih yang mana akan kita gunakan.

Berikut adalah Aplikasi Rapor Karya Nir Ningsih dari website Apk13sd, silahkan di unduh dan digunakan dengan bijak,

Rapor Kelas 1 Semester 2

Rapor Kelas 2 semester 2

Rapor Kelas 3 Semester 2 

Rapor Kelas 4 Semester 2 

Rapor Kelas 5 Semester 2 

Rapor Kelas 6 Semester 2 

Aplikasi penilaian Pelajaran PAIBP semua kelas  


Aplikasi Raport K13 SD semester genap karya Kang Martho,

Aplikasi Raport K13 kelas 1 sampai 6 semester genap



Sumber : https://www.apk13sd.xyz dan https://www.kangmartho.com





Wednesday, 22 May 2019

Tugas selanjutnya bagi operator sekolah, menginput Nilai USBN 2019 di website berikut ini!

Assalamu'alaikum sahabat edukasinfo, Informasi terbaru yang datang dari pendidikan bagi operator sekolah dasar adalah memasukkan nilai USBN ke website USBN Puspendik. Namu, sebelum menginput nilai siswa ke aplikasi website tersebut kita harus mendaftarkan akun kita terlebih dahulu. Nah, sahabat, adapun cara pendaftrannya sebeagai berikut:

Login ke link https://usbn.puspendik.kemdikbud.go.id/,

 
Jika belum memiliki akun klik DAFTAR BARU, selanjutnya isi kolom-kolom berikut sesuai data anda,



Jika selesai maka akan ada tulisan pendaftara berhasil,

 cek email yang digunakan saat mendaftar tadi,


Selanjutnya, klik login pada email yang masuk tadi,


selanjutnya akan tampil laman berikut,

sebelumnya silahkan buat kop surat sesuai lembaga/ sekolah anda dan upload pada bagian atas seperti gambar di atas. Jika selesai upload kop surat yang berupa gambar png atau jpeg, klik menu download berwarna biru seperti gambar di bawah ini,



Jika telah didownload dan diprint out, bubuhi tanda tangan kepala sekolah, dan jangan lupa nomor surat tugas tersebut,

Perhatikan Tampilan hasil print out Surat Penugasan berikut! https://drive.google.com/file/d/1T3v1b4whgRY7dhyqs06BAHWFjx8H-BkB/view?usp=sharing

kemudian, bila selesai di tanda tangan kepala sekolah, lanjutkan untuk difoto atau di scan, dan upload melalui lama di atas pada file (browse), dan klik menu upload.

Jika semua proses di atas  telah selesai, maka kita akan dimintai untuk menunggu hingga disetujui admin dinas,


Jika, akun kita selesai proses selanjutnya adalah menunggu Nilai USBN 2019 keluar.

Terima kasih
 By Admin

Friday, 3 May 2019

Cara mencetak Surat Mutasi Siswa di Dapodik

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, kali ini admin akan berbagi cara mencetak Surat Mutasi siswa melalui dapodik. Barangkali ada yang mengalami kesulitan saat mencetak surat mutasi siswa, di aplikasi dapodik! 

Bila kita akan mencetak surat muasi nanti kita akan diarahkan untuk membuka situs dapodik versi online di laman https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. Bila sudah login disitus dapodik online tersebut cari menu PESERTA DIDIK, 


selanjutnya pilih  status siswa keluar seperti gambar di bawah ini,  dan jika ingin mempermudah ketik nama siswa keluar dipencarian, selanjutnya geser kolom ke kanan dan klik gambar printerdalam lingakaran berwarna hijau.






Secara otomatis surat akan terdownload.
dan inilah gambar hasil cetak Surat Mutasi siswa,



Sekian, semoga bermanfaat.

Tuesday, 30 April 2019

Pembaruan pada Patch Dapodik 2019.e

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, kian waktu aplikasi dapodik selalu melakukan pembaruan. Sebagai tindaklanjut laporan adanya beberapa bug/kesalahan aplikasi pada Versi 2019.d, maka telah dilakukan perbaikan-perbaikan dan kembali saat ini dirilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.e. Bagi sekolah yang menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c dan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.d, dapat melakukan pembaruan dengan mengunduh dan menginstall Patch Versi 2019.e atau melalui Pembaruan secara Online. disarankan telah melakukan sinkronisasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembaruan ke Versi 2019.e. Hal ini berdasarkan surat edaran online yang dikirimkan oleh tim dapodikdasmen di website dapodikdasmen. Nah, adapun pembaruan yang terdapat pada Patch Dapodik 2019.e adalah sebagai berikut:
  • Perbaikan bugs ketika menampilkan GTK pada Manajemen Pengguna
  • Perbaikan bugs pengisian lintang dan bujur pada menu DUDI
  • Perbaikan bugs pada rombongan belajar untuk tingkat TKLB pada bentuk pendidikan SLB
  • Perbaikan bugs validasi pada saat mendeteksi No Kitas untuk peserta didik warga negara asing
  • Perbaikan bugs sinkronisasi untuk pengiriman pada kelompok mata pelajaran muatan sekolah
  • Perbaikan bugs pada saat menampilkan daftar peserta didik
  • Perbaikan nama kelompok mata pelajaran Ekstensi Team Teaching (Kejuruan) menjadi Kejuruan pada profil GTK
  • Perbaikan validasi untuk mengecek rasio rombel terhadap jumlah peserta didik
  • Perbaikan validasi NIK khusus untuk peserta didik yang tinggal di panti asuhan tidak diwajibkan
  • Perbaikan security sinkronisasi
  • Penambahan validasi untuk medeteksi nama mata pelajaran pada pembalajaran jika lebih dari 50 karakter
Untuk memperbarui patch dapodik 2019.e, harus install terlebih dahulu dapodik 2019.c.
Silahkan download Patch Dapodik 2019.e disini.



Sumber : Dapodikdasmen 

Monday, 29 April 2019

Sekitar masalah E RKAS 2019, Referensi Sinkron RKAS agar tampil di server Dinas.

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Aplikasi E-RKAS sekarang sudah resmi untuk diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Salah, satu daerah yang telah melakukan uji coba peninputan RKAS adalah Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Nah, kali ini admin akan membagikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Aplikasi E-RKAS. Referensi Cara Sinkron RKAS agar Tampil di Server Dinas.

Langkah-langkah Praktisnya sebagai berikut:
  1. Setelah Proses Login awal pada Aplikasi RKAS sekolah, lanjut ke Menu Utama klik Penanggungjawab, setelah muncul isi data Kepala Sekolah, Bendahara, Komite kemudian simpan.
  2. Pada saat Versi 1,22 ada Sinkron Jumlah Siswa kemudian Aktivasi semua jenis Anggaran tetapi pada Versi 1,26 tdk muncul lagi Sinkron Jumlah Siswa, kemudian langsung ke Menu Utama klik SINKRON Pusat, setelah selasai lanjut SINKRON Manual tunggu beberapa saat muncul File name ketik RKAS klik (Open) tunggu skitar 5 Menit, kemudian Restart.
  3. Pada posisi ini Sdr.Operator agar dpt menanyakan kpd Admin Dinas Apakah jumlah Anggaran sudah masuk ke Daftar Sekolah Sync jika sudah masuk dlm Daftar setelah itu lanjut Menu Penganggaran klik Kertas Kerja, pilih Sumber Dana BOS Pusat, selanjutnya input Rincian Belanja ke Aplikasi setelah selesai SINKRON Pusat, setelah itu SINKRON Manual lagi.
  4. Pada posisi ini Sebaiknya sblm disahkan Dinas agar Konsultasi ke Tim BOS utk Veifikasi Kertas Kerja, jika Dashboard dan anggaran riil sdh klop, maka berikut pilih menu CEK STATUS
  5. Langkah selanjutnya, ajukan Pengesahan, kemudian tnya admin Dinas apakah sekolah Sdr sdh muncul di Daftar Pengesahan.Jika sdh tmpil bearti Sdr.dpt mengikuti proses PENGESAHAN di Tim BOS Dinas.
  6. Sampai dengan tahap ini Kepsek dan Operator harus dtg ke Dinas dengan sarat2 membawa Dokumen SK Tim BOS, SK Bendahara dr Sekolah, Tim PBJ/Tim Penerima dan Pemeriksa Brang.
  7. Setelah lengkap baru dilakukan Per SETUJUAN Dinas dan jika siap maka Admin Dinas klik SETUJU
  8. Jika RKAS telah di SETUJUI oleh Dinas, maka selnjutnya Operator Cek Status kembali dan jika pitur menu sdh aktif lanjut klik Aktivasi BKU sehingga tampil menu Aktivasi BKUnya diaktif maka Sdr. sudah dapat mulai membuat SPJ BOS TW.1 2019, Jika tahap SINKRON ini sdh dilakukan sesuai prosedur, maka Proses Sinkron RKAS diharapkan berjalan lancar tanpa ada hambatan.Demikian tips Sinkron RKAS ini admin sampaikan agar dpt membantu kelancaran Proses Penyusunan RKAS dgn sitem *Aplikasi terbaru e-RKAS 2019.By Admin Grup.TRIMA KASIH.

Catatan :
1) Pada saat Pengesahan Admin syarankan Sdr.OPS harap membawa Laptop, Paket Modem/Hostspot yg Cukup & Jaringan Internet yg kuat agar tdk ada gangguan.
2) Referenai ini agar dpt disimpan utk pedoman jika dibutuhkan kembali.TERIMA KASIH.



Sumber : Syarkowi, S.Pd/ Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara

Thursday, 18 April 2019

Menghapus Aplikasi e-RKAS secara permanen, tanpa harus instal laptop


Assalamualaikum sahabat edukasinfo, barangkali ada sahabat yang berulang kali mencoba untuk menghapus aplikasi yang satu ini, aplikasi E-RKAS. Aplikasi e-RKAS tertanam dalam sistem yang ada pada PC setelah kita menginstallnya. Namun ketika suatu ketika kita harus menghapusnya (Uninstall) terkadang aplikasi tersebut tidak hidalang sepenuhnya. Hal ini dibuktikan setelah menginstall kembali Aplikasi e-RKAS yang telah di Uninstall. Ternyata data yang pernah kita entry masih muncul kembali.
Nah, jika hal tersebut pernah kalian alami, sebenarnya adalah software yang bisa menghapus (Uninstall) Aplikasi e-RKAS dari Laptop secara permanen sampai ke akar-akarnya. Software atau aplikasi tersebut bernama " Revo Uninstall".

Lalu bagaiama caranya?

Caranya download " revo uninstall, kemudian install aplikasi tersebut.

Setelah terinstal, yuk kita jalani aplikasi " revo uninstall-nya.


klik nama aplikasi yang akan diuninstall, dalam hal ini yakni e-RKAS, selanjutnya klik force uninstall,dan ketik nama aplikasi yang akan dihapus, selanjutnya akan muncul pada kotak di bawah pencarian tersebut, seperti pada gambar berikut ini,


Klik Program name yang ada pada kotak lalu Pilih next, tunggu hingga  performing the initial analysis and uninstall  selesai, akan ada kotak dialog yang memerintahkan agar kita melanjutkan uninstall, silahkan klik next pada kotak dialog tersebut.


jika menu scan telah muncul atau tidak lagi blur, kemudian klik scan, dan tunggu beberapa saat hingga nanti tulisan next itu menjadi tulisan tebal dan bisa di klik.

 



dan delete setiap kata yang bertulisan RKAS.

Kemudian akan muncul dan pilih select all dan delete kemudian finish.


Silahkan coba, semoga berhasil.

Jika ada pertanyaan tulis di kotak komen.

Saturday, 30 March 2019

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ubah Fungsi Pengawas dan Kepala Sekolah

image : pikiran rakyat

Assalamu'alaikum sahabat edukasinfo.net, bersumber dari situs PikiranRakyat disebutkan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pengawas sekolah dan kepala sekolah dituntut lebih visioner dalam menghadapi persaingan global dengan datangnya revolusi industri 4.0. Menurut dia, saat ini Kemendikbud sedang melakukan proses perubahan peran dan fungsi dari pengawas sekolah dan kepala sekolah. Ke depan, jabatan kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan pola karier.

"Guru bila bagus bisa jadi kepala sekolah, kepala sekolah bila bagus bisa jadi pengawas. Kemendikbud sedang memaksimalkan pembinaan terhadap tenaga kependidikan," kata Muhadjir dalam kegiatan Sinkronisasi Program Pembinaan Tenaga Kependidikan dengan Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota, di Jakarta, Kamis 28 Maret 2019.

Ia menyampaikan, apabila bagus kinerjanya, kepala sekolah maupun pengawas sekolah bisa menjabat lebih dari dua periode bila kinerjanya terus meningkat. Kendati demikian, pada periode kedua harus pindah ke sekolah lainnya. Apabila ada kepala sekolah yang kinerjanya kurang baik, Mendikbud berharap, supaya jangan dirotasi ke sekolah yang masih membutuhkan perhatian lebih. "Sebab hal ini malah akan memperlambat kemajuan dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut," ujarnya.

Muhadjir yakin bahwa reformasi di sekolah tidak akan terjadi jika kepala sekolah dan pengawas sekolah belum dibenahi. Ia menegaskan, pemerintah daerah dituntut untuk berani menciptakan pemerintahan yang bersih, termasuk dalam pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah yang harus berdasarkan kompetensi, bukan karena dipengaruhi kepentingan politik.

"Asumsi saya, sekolah itu tergantung pemimpinnya. Bila pemimpinnya kuat, visioner, memiliki tanggung jawab yang besar, dan betul-betul berkorban untuk (sekolah) yang dia pimpin, Insya Allah sekolah itu akan maju," ucapnya.

Ia berharap, apabila ada daerah yang memiliki anggaran berlebih tidak perlu lagi meminta bantuan dari pusat, tetapi sebaiknya membantu daerah di sekitarnya. Hal ini untuk meningkatkan semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan di Indonesia. "Misalnya ada kota yang anggarannya berlebih, yang kabupaten pelatihannya ditanggung oleh kota tersebut," ujarnya. 

Disi lain,  Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyinkronkan program serta anggaran yang ada di pusat dan di daerah, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan tenaga kependidikan. "Karena ada beberapa hal yang harus didiskusikan bersama, di antaranya berkaitan dengan pembinaan kepala sekolah dan pengawas untuk program 2019," ujar Supriano.

Ia menyatakan, tahun ini calon dan seorang pengawas wajib mengikuti pelatihan pengembangan dan peningkatan kompetensi pemberdayaan sekolah. Pelatihan akan digelar oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LP2KSPS). Lembaga tersebut yang  mengeluarkan sertifikat elektronik kepada pengawas dan kepala sekolah yang lulus pelatihan peningkatan komptensi.

Ia menjelaskan, pelatihan pengawas dan kepala sekolah ini dilakukan di tingkat provinsi. Menurut dia, sertifikat elektronik dibuat untuk memudahkan Kemendikbud dalam mengontrol distribusi kepsek dan pengawas sekolah di daerah.  "Jadi ada kontrol.  Makanya sekarang semua sertifikat harus ada kontrol dari Dirjen GTK, tetapi pengawasan yang tidak merepotkan. Hitungan menit, detik, begitu dikirim ke pusat datanya di detik yang sama barcode-nya itu akan sampai ke pengirim," ujar Supriano.
 
 

Friday, 29 March 2019

Cara membuka Info GTK 2019

Asslamu'alaikum sahabat edukasinfo, setiap ada pembaruan pasti ada yang baru dan berubah. Nah, seperti cara membuka Info GTK. Pada tahun yang lalu jika ingin melihat info GTK mesti melalui SimPKB dan laman info GTK, maka tahun ini ada perubahan. 

Adapun cara untuk membuka Info GTK, pertama  kunjungi situs http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/


selanjutnya Login melalui Manajemen Sekolah,





klik kelola data pokok,  dan pilih menu guru dan tendik,


pilih nama guru atau tendik yang ingin dibuka info gtk nya dan geser scroll ke kanan, 


nanti akan kalian temui tombol seperti gambar berikut ini,





Nanti akan muncul tampilan seperti berikut, pilih menu identitas dan lihat dibaian bawah ada tulisan pada tombol berwarna hijau yang bertulisan info gtk,



jika berhasil akan tampil info gtk.



Sunday, 24 March 2019

Cara Upload dokumen Surat Rekomendasi Psikolog di dapodik 2019





Assalamualaikum sahabat edukasinfo, barangkali sebagai operator sekolah masih bingung cara memasukkan atau mengupload surat rekomendasi psikolog untuk siswa yang dibawah umur masuk sekolah dasar. Nah, kali ini admin ingin berbagi cara mengupload dokumen surat rekomendasi psikolog ke dapodik. 




Jika memang ada siswa yang masih di bawah umur 6 tahun, dan siswa tersebut memang layak untuk bersekolah, nah pada aplikasi dapodik 2019.c diberikan toleransi yang longgar agar bisa masuk ke data sekolah dengan syarat mengupload surat rekomendasi dari psikolog. 

Lalu, bagaimana caranya?


 

Selanjutnya, login melalui manajemen sekolah dengan menggunakan akun dapodik.


Setelah login klik "Kelola data Pokok"


Kemudian, Klik Peserta didik,



setelah tampil seperti ini, 


Jika tidak menemukan gambar icon berwarna hijau bergambar kepala orang, geserlah scroll ke sebelah kanan. Kemudian jika telah masuk pada menu biodata, carilah Tulisan tombol menu "dokumen" dan pada bagian bawah menu dokumen akan kita temui tulisan "Tambah". Nah, klik menu Tambah tersebut dan masukkan surat dari psikolog yang telah discan atau difoto.

Adapun format file yang diizinkan adalah jpg/jpeg, dengan ukuran maksimal 2MB.
 



Pilihlah gambar surat yang sudah difoto tersebut,


 Jika berhasil, akan muncul tampilan seperti berikut ini,

Klik simpan,





Jika semua proses di atas selesai dan berhasil, lanjutkan dengan mengsinkronisasikan dapodik.


Berikut adalah contoh surat Rekomendasi dari Psikolog.



Catatan:

Pada saat pemerikasaan oleh psikolog / Dewan Guru Peserta Didik dites kematangan bersekolah dengan beberapa pertanyaan diantaranya :

a. Pengamatan bentuk dan kemampuan membedakan
b. Motorik Halus Pengertian Tentang besar jumlah dan perbandingan
c. Pengamatan Tajam
d. Pengamatan Kritis
e. Konsenstrasi
f. Daya Ingat Pengertian tentang objek dan penilaian terhadap situasi
g. Memahami cerita
h. Gambar


Demikian semoga bermanfaat.

Sumber informasi : Cara Upload Surat Rekomendasi Psikolog.Pdf

Thursday, 21 March 2019

Perbedaan PPDB 2018 dan PPDB 2019

Assalamua'alaikum sahabat edukasinfo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Permen yang mengaturPerbedaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 dan 2019.

Sebagaimana dilansir dari situs Infokemendikbud.com dan tribunnews., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menjelaskan Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019. Berdasarkan Permendikbud tersebut ada sejumlah perbedaan yang perlu diketahui. Pada sosialisasi tentang beberapa perbedaan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB tahun 2018 dan 2019 menteri Muhadjir menyebutkan ada beberapa perbedaan yang terdapat pada PPDB 2018 dan 2019. Adapun perbedaan tersebut adalah sebagi berikut:
1. Penghapusan SKTM
Pemerintah secara resmi menghapus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang sempat menimbulkan polemik di beberapa daerah lantaran disalahgunakan.
Selanjutnya siswa dari keluarga tidak mampu tetap menggunakan jalur zonasi ditambah dengan program pemerintah pusat (KIP) atau pemerintah daerah untuk keluarga tidak mampu.
2. Lama domisili
Dalam PPDB 2018, domisili berdasarkan alamat Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan minimal 6 bulan sebelumnya.
Sedangkan dalam Permendikbud baru untuk PPDB 2019 didasarkan pada alamat KK yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelumnya.
3. Pengumuman daya tampung
Untuk meningkatkan transparansi dan menghindari praktik jual-beli kursi, Permendikbud baru ini mewajibkan setiap sekolah peserta PPDB 2019 untuk mengumumkan jumlah daya tampung. Daya tampung yang diumumkan pada kelas 1 SD, kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA/SMK sesuai data rombongan belajar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Permendikbud sebelumnya belum mengatur secara detil perihal daya tampung ini hanya menyampaikan "daya tampung berdasarkan ketentuan peraturan perundangan (standar proses)".

4. Prioritas satu zonasi sekolah asal
Dalam aturan 2019 ini juga diatur mengenai kewajiban sekolah untuk memprioritaskan peserta didik yang memiliki KK atau surat keterangan domisili sesuai dengan satu wilayah asal (zonasi) yang sama dengan sekolah asal.
Hal ini untuk mengantisipasi surat domisili palsu atau 'bodong' yang dibuat jelang pelaksaan PPDB.
Terkait pemalsuan surat mutasi domisili maupun surat mutasi kerja, serta praktik jual-beli kursi, Mendikbud mengatakan akan menindak-tegas hal ini karena sudah masuk dalam ranah pungli, pemalsuan, maupun penipuan. "Bilamana terdapat unsur pidana seperti pemalsuan dokumen maupun praktik korupsi, maka Kemendikbud mendorong agar dapat dilanjutkan ke proses hukum," tegas Mendikbud.
Sumber : Tribunnews.com & Infokemendikbud.com