Saturday, 22 September 2018

Mogok Dilarang, Usia Dipotong, SK Terlarang!



Mogok Dilarang, Usia Dipotong, SK Terlarang!
Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Ketua PGRI Kota Sukabumi)

Sungguh aneh di negeri ini. Guru honorer disebut ilegal, dianggap guru tidak sah. Dianggap guru kelas dua atau guru pelengkap yang bisa disepelekan. Namun saat para guru “ilegal” ini mau mogok banyak pihak yang melarang. Terutama para penguasa daerah, birokrat pendidikan bahkan beberapa kepala sekolah.

Mogok adalah sebuah perjuangan pasif yang dilakukan para guru. Mereka tidak berangkat ke tempat kerja, melainkan diam di rumah. Refleksi diri, merenungi nasib diri, nasib bangsa dan beraktifitas di rumah. Beda dengan demo. Demo adalah sebuah perjuangan melalui gerakan kekuatan masa di ruang terbuka dengan segala perlengkapannya. 

Demo bisa melahirkan gangguan fasilitas publik. Merepotkan pihak keamanan. Menyebabkan sejumlah sampah dan menggangu ketertiban umum. Bahkan bisa disusupi para provokator. Gerakan mogok adalah gerakan pasif yang menjelaskan pesan “kode keras” pada berbagai pihak.  Mogok adalah perlawanan diam. Ini mengingtkan pada sosok bijak Gandhi di India.

Mogok para guru honorer memberikan pesan bahwa guru honorer adalah bagian penting negeri ini. Hampir tidak ada sekolah tanpa guru honorer. Jutaan anak akan terabaikan bila honorer mogok. Ratusan ribu sekolahan akan menjadi bangunan hantu tanpa guru honorer. Guru honorer adalah penyagga dan bagian dari penentu sukses pendidikan.

Hampir semua guru, guru besar, dosen bahkan Sekertaris Jenderal Kementrian Pendidikan saat ini berawal dari seorang tenaga honorer. Hanya TNI, polisi, kepala daerah dan Gubernur tidak ada yang honorer. Tidak ada TNI honorer, polisi honorer, walikota honorer, gubernur honorer dan presiden honorer. Dan mereka semua bisa terlahir dari jasa guru honorer.

Keluarnya PermenPANRB No 36 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018. PP No 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS, Pasal 23 (1)  Setiap  warga  negara  Indonesia  mempunyai  kesempatan  yang  sama  untuk  melamar  menjadi  PNS  dengan  memenuhi persyaratan sebagai berikut: a.  usia  paling  rendah  18  (delapan  belas)  tahun  dan paling  tinggi  35  (tiga  puluh  lima)  tahun  pada  saat  melamar.

Regulasi di atas bagi para GTK dan guru honorer telah memangkas harapan dan mimpi menjadi PNS. Padahal ketabahan dan dedikasi bertahun-tahun melayani anak bangsa bisa bertahan diataranya karena ada harapan menjadi PNS. Harapan menjadi PNS adalah harapan wajar dan manusiawi. Termasuk mogok adalah sebuah gerakan yang wajar dan nalar karena merasa dibuntukan dari mimpi menjadi PNS.

Realitasnya guru honorer seperti dipotong usianya, dilarang mogok, terlarang mendapatkan SK kepala daerah. Aneh memang, mogok dilarang, SK dilarang tetapi kerjanya diwajibkan. Kewajiban dengan hak tidak sejalan. Bila para guru honorer dianggap tak bermanfaat maka mereka mencoba mogok. Mogok adalah sebuah refleksi bagi para guru honorer.

Apakah dirinya dibutuhkan? Apakah para guru honorer bermanfaat? Apakah guru honorer adalah “sampah pendidik” atau mereka sudah tidak dibutuhkan? Melihat stigma guru ilegal, SK dilarang, usia dipotong, seolah menjelaskan guru honorer tidak bermanfaat. Namun saat mogok dilakukan semua menjadi heboh.  Mogok seminggu, sebulan adalah hak para guru honorer.

Idealnya tidak ada mogok. Idealnya tidak ada “pelecehan” dan perendahderajatan harga diri guru honorer. Idealnya ada SK kepala daerah. Idealnya bagi guru honorer batas usia CPNS 50 tahun. Idealnya para guru honorer lebih “dimanja” oleh para kepala daerah dan pemerintah. Mengapa? Karena kinerja mereka tidak terbayarkan oleh negara.

#SaveGTKhonorer. Selamatkan nasib mereka! Menghargai guru honorer adalah menghargai muka bangsa kita. Nasib guru honorer adalah nasib masa depan bangsa karena mereka bergerak di pendidikan yang melayani calon penghuni masa depan yakni anak didik.
Kaisar Jepang pernah  bertanya, “Berapa guru yang tersisa?”.
Saat ini kita mungkin harus bertanya,
“Berapa jumlah guru honorer yang tersakiti?”

Thursday, 20 September 2018

Era Digital, Pola Pengajaran Terhadap Anak Harus Diubah

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net. Selamat pagi dan selamat beraktifitas di hari jumat yang barokah ini. Sahabat, mungkin kita merasa jengkel dengan anak-anak kita saat ini karena mereka lebih senang bermain dihadapan gadget ketimbang berhadapan dengan buku . Berikut adalah artikel yang yang dilansir dari situs Republika yang akan memberikan pandangan tentang bagaimana menghadapi situasi yang terjadi seperti pada judul di atas.

Sahabat, seiring berkembangnya teknologi digital, paradigma kolot dalam proses belajar-mengajar pun sedikit demi sedikit perlu diubah. Pola pengajaran harus didesain lebih modern dengan mentransformasikan sumber pembelajaran dari yang konvensional seperti buku cetak, ke dalam bentuk digital seperti halnya gim.

Atas dasar itulah sebuah perusahaan rintisan, Matata Coproration meluncurkan aplikasi permainan bertema 'Bantu Belajar IPA 3'.  Aplikasi ini dirancang untuk membantu anak-anak sekolah memahami subjek yang mereka pelajari melalui permainan dan kegiatan yang menyenangkan.

"Dengan Bantu Belajar, kami menunjukkan bagaimana misalnya fisika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Akan jauh lebih menyenangkan belajar lewat permainan daripada sekadar membaca buku anak," jelas chairman Matata, Enrico Pitona ketika meluncurkan aplikasi permainan Bantu Belajar IPA 3 di Jakarta, Kamis (20/9).

Dia menerangkan, permainan ini dirancang mengikuti Kurikulum Nasional Indonesia dan berdasar pada buku-buku pelajaran yang digunakan di sekolah nasional sebagai panduan. Sebagai contoh, bab pertama membahas karakteristik makhluk hidup seperti kebutuhan mereka akan udara dan makanan.

Karakteristik itu, terus Enrico, disimpulkan sendiri oleh siswa lewat salah satu game yang misinya adalah membantu seekor ayam untuk berenang sambil mengumpulkan makanan untuk energi dan bertumbuh besar. Pendekatan yang sama digunakan juga untuk bab-bab selanjutnya, yang mempelajari lingkungan, keadaan alam, energi dan sebagainya.

Dia menyampaikan, aplikasi ini telah diujicoba di beberapa sekolah. Pada prakteknya diketahui bahwa anak-anak bertahan lebih lama dalam belajar dan menghasilkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi.

"Bahkan anak-anak berhasil menguasai inti dari suatu subjek yang dilakukan secara konvensional butuh waktu dua minggu untuk belajar. Namun dengan game ini hanya dalam 2 jam bisa menyerap inti pelajaran," kata dia.

Aplikasi game ini juga bukan hanya diperuntukan bagi siswa, namun juga guru. Menurut CEO Matata Coproration Irna Rasad, dalam hal ini peran guru juga sangat penting karena dia bertugas sebagai fasilitator yang menjelaskan maksud dari permainan tersebut.

"Jadi jangan khawatir anak terus berhadapan dengan gudget, anak tetap diawasi dan dibatasi waktu bermainnya oleh guru sekaligus dia memberi penjelasan," kata Irna.

Sumber : Republika.com

Wednesday, 19 September 2018

Latihan CAT CPNS bagi yang akan mengikuti Test CPNS 2018

Assalamualaikum, sahabat edukasinfo.net. Sampai detik ini, hari Rabu tanggal 19 September 2018 Pukul 21.40, situs Sistem Seleksi CPNS Nasional https://sscn.bkn.go.id/ masih belum bisa untuk di akses.

Untuk itu para pemimpi yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) mestinya bersabar. Kemungkinan tanggal pendaftaran diundur lagi. Persiapkan diri kalian, pasang telinga kalian dan terus untuk mengupdate informasi dari situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sahabat, sebelum kita benar-benar menghadapi ujian CAT CPNS 2018, ada baiknya kita berlatih bagaiamana cara mengerjakan soal CAT.

Nah, berikut adalah link untuk berlatih mengisi Ujian CAT.



Silahkan Klik Gambar berikut!


download[4]


Selamat Mencoba!!!

Ayo downlaod Bahan administrasi Kelas KTSP dan K13

Saturday, 8 September 2018

Apa itu Nomor Pokok Perpustakaan (NPP)?

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net, kali ini admin akan membagikan sebuah informasi mengenai perpustakaan. Dalam hal ini admin ingin mengetengahkan mengenai Sistem Nomor Pokok Perpustakaan atau yang disingkat menjadi NPP. 






Lalu, pertanyaannya Apa itu Sistem NPP?


Bersumber dari situs resminya, Sistem Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) merupakan penerapan (aplikasi) penataan kode identititas pada setiap unit perpustakaan di seluruh Indonesia di bawah koordinasi Perpustakaan Nasional berdasarkan kode provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan, Nomor pokok perpustakaan diberikan kepada Sekolah, Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah dan Swasta  yang sudah mendaftarkan perpustakaan secara online kepada Perpustakaan Nasional. Profil perpustakaan tersebut akan disimpan dalam pangkalan data perpustakaan, yang dapat diakses melalui http://pnri.go.id cari tautan klik Data Perpustakaan Indonesia, kemudian klik aplikasi NPP Selanjutnya perpustakaan yang sudah mengirimkan profil perpustakaannya akan mendapatkan NPP.

Kemudian, apa sih tujuan dari Sistem NPP ini?

Lagi-lagi dari sumber yang sama mengatakan bahwa Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) diberikan dalam rangka memudahkan pembinaan perpustakaan. Dengan mengetahui peta kondisi perpustakaan di Indonesia akan memudahkan penyusunan program/kegiatan pembinaan perpustakaan melalui pembinaan sumber daya perpustakaan.

 Apa Visi dan Misi dari sistem NPP tersebut?

Visi dari Sistem NPP tersebut adalah "TERWUJUDNYA INDONESIA CERDAS MELALUI GEMAR MEMBACA DENGAN MEMBERDAYAKAN PERPUSTAKAAN". Sedangkan Misinya adalah, yaitu: 
  1. Mewujudkan Koleksi Nasional Yang Lengkap dan Mutakhir    
  2. Mengembangkan Diversifikasi Layanan Perpustakaan Berbasis Teknologi        Informasi dan Komunikasi (TIK).
  3. Mengembangkan perpustakaan yang menjangkau masyarakat luas.
  4. Mewujudkan tenaga perpustakaan yang kompeten dan professional.
  5. Menggalakkan sosialisasi/promosi/pemasyarakatan gemar membaca.
  6. Mengembangkan infrastruktur Perpustakaan Nasional yang modern.

Apa tugas pokok dan fungsinya?

Tugas Pokoknya adalah melaksanakan pengkajian, pembakuan, pengembangan semua jenis perpustakaan dan koordinasi pemasyarakatan minat baca dengan instansi terkait. sedangkan fungsinya adalah 
• Melaksanakan pengembangan semua jenis perpustakaan;
• Mengumpulkan, pengolahan dan penyebaran informasi data perpustakaan;
• Menyusun pembakuan penyelenggaraan perpustakaan;
• Melaksanakan pengkajian dan koordinasi pemasyarakatan budaya baca      dengan instansi terkait;
• Melaksanakan pemberian nomor pokok perpustakaan (NPP) semua jenis perpustakaan.

Apa saja Ruang Lingkup Sistem NPP ini?

Perpustakaan Sekolah/Madrasah Perpustakaan sekolah/madrasah diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang layanannya diperuntukkan peserta didik, guru, dan pemangku kepentingan dengan satuan pendidikan yang bersangkutan. Perpustakaan yang termasuk dalam pengertian perpustakaan sekolah adalah :
  1. Perpustakaan Sekolah Dasar (SD);
  2. Perpustakaan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB);
  3. Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama (SMP);
  4. Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB);
  5. Perpustakaan Sekolah Menengah Atas (SMA);
  6. Perpustakaan Sekolah Menengag Atas Luar Biasa (SMALB);
  7. Perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK);
  8. Perpustakaan Raudatul Athfal (RA);
  9. Perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah (MI);
  10. Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah (MTs);
  11. Perpustakaan Madrasah Aliyah (MA);
  12. Perpustakaan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK);
  13. dan lainnya sesuai jenjang dan bentuk satuan pendidikan lain yang sederajat.
Perpustakaan Perguruan Tinggi
Perpustakaan perguruan tinggi diselenggarakan oleh satuan pendidikan tinggi yang layanannya diperuntukkan sivitas akademika perguruan tinggi yang bersangkutan.
Pengertian perpustakaan perguruan tinggi mencakup perpustakaan yang berada dalam lingkungan lembaga pendidikan tinggi:
  1. Akademi.
  2. Sekolah Tinggi.
  3. Universitas.
  4. Institut.
  5. Politeknik.
  6. Fakultas.
Perpustakaan Umum
  • dibentuk dan dikembangkan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat.
Perpustakaan Umum mencakup
  1. Perpustakaan Umum Kabupaten /Kota
  2. Perpustakaan Kecamatan/Desa
Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus diselenggarakan oleh lembaga negara, pemerintah, pemerintah daerah, ataupun swasta yang layanannya diperuntukkan bagi pengguna di lingkungan lembaga/instansi yang bersangkutan.
Perpustakaan khusus mencakup:
  1. Perpustakaan Instansi Pemerintah
  2. Perpustakaan BUMN
  3. Perpustakaan Bank
  4. Perpustakaan Organisasi/Komunitas
  5. Perpustakaan Lembaga Penelitian
  6. Perpustakaan Perusahaan
  7. Perpustakaan Rumah Sakit
  8. Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan
  9. Perpustakaan Pesisir
  10. Perpustakaan Pulau Terpencil
  11. Perpustakaan Museum
  12. Perpustakaan Rumah Ibadah
 Demikian informasi mengenai Sistem Nomor Pokok Perpustakaan. Informasi lengkap silahkan kunjungi situs Nomor Pokok Perpustakaan.

Sumber : http://npp.pnri.go.id

Bagaimana cara mendapatkan Nomor Register Perpustakaan

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net,  pada fitur ya g terdapat pada Sarpras aplikasi dapodik baik versi 2018 ataupun 2019 ada terdapat kolom tempat pengisian Registrasi Nomor Pokok Perpustakaan seperti gambar berikut ini,


Nah, jika sekolah yang kita kelola telah meiliki perpustakaan, ada baiknya kita isi nomor regiter tersebut. Lalu, yang menjadi pertanyaannya, bagaimana cara mendapatkan nomor register tersebut, jika sekolah tersebut belum memiliki nomor Register Perpustakaan.
Nah, sahabat kali ini admin, akan membagikan cara mendapatkan nomor register tersebut. Caranya sahabat kunjungi situs berikut Nomor Pokok Perpustakaan di link http://npp.pnri.go.id/  baca juga Apa itu Nomor Pokok Perpustakaan?

Pilih dan klik Register NPP baru. NPP adalah kependekan dari Nomor Pokok Perpustakaan.
Selanjutnya isilah, biodata Perpustakaan sekolahmu,

Jeng-jeng-jeng, nomor Registrasi Perpustakaan sekolahmu selesai!


  Selanjutnya klik tombol lanjut,


Klik satu persatu fitur yang ada di beranda NPP kalian, isi data yang diperlukan sesuai dengan apa yang ada di perpustakaan sekolah kalian. sekian!

Wednesday, 5 September 2018

Cara mencetak SPTJM dapodik 2019

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net, mungkin sahabat pernah mendapat pesan seperti ini di grup whatsapp yang sahabat ikuti, atau mungkis sahabat membaca langsung di website dapodikdasmen tentang pengumuman berikut ini yang bunyinya: "Yth. Kepsek se-Indonesia, segera Update Dapodik smt 2018-2019. Cut Off BOS tanggal 21 September. Cetak SPTJM sebagai keabsahan data di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id."

Yang menjadi pertanyaannya adalah "Dimana kita dapat mencetak SPTJM tersebut?
SPTJM atau kepanjangannya Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak bukan SPTJM yang ada di DHGTK (ABSEN oNLINE) namun SPTJM tersebut ada pada laman website dapodikdasmen, setelah kita login dengan menggunakan email dan password dapodik dengan cara online, maka akan muncul tampilan halaman tersebut.



Selanjutnya, pilih login Operator Sekolah, menejemen sekolah:






Selanjutnya akan tampil data profil sekolah kita, dan lihat bagian atasnya dan klik SPTJM dapodik.
Demikian semoga bermanfaat.

Contoh lampiran SPTJM, bagian depan:


Friday, 24 August 2018

PMP 2018.07.019 tidak terkoneksi dengan Dapodik 2019, begini solusinya!

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Dapodik 2019 telah dirilis, pekerjaan baru kita sudah harus kita persiapkan, namun pekerjaan yang lama masih saja belum terselesaikan. Apa pekerjaan lama tersebut? Pekerjaan yang lama itu adalah pengisian kuesioner Pemetaan Mutu Pendidikan atau yang sering disebut dengan PMP. 

Pada bulan Juli 2018 kemarin, Aplikasi PMP baru saja dirilis yakni updater PMP 2018.07, yang kompatibel dengan dapodik 2018.b Patch 2.00. Tapi  saat belum selesai mengisi kuesioner PMP, dapodik 2019 telah muncul. Karena, banyak Operator sekolah yang ingin tahu dan penasaran pada dapodik 2019, maka aplikasi dapodik 2019 sudah banyak juga yang terinstall. Padahal Pengisian data PMP masih berlanjut. Dan akhirnya yang terjadi adalah PMP tidak terhubung dengan Dapodik 2019.

Hari ini saya mencari solusi untuk mengatasi hal ini, dan ternyata sudah ada di google. Untuk itu saya pun berkeinginan untuk berbagi kepada sesama Operator Sekolah dimanapun berada.

untuk mengatasi  PMP 2018.07.019 tidak terkoneksi dengan Dapodik 2019 adalah dengan mendownload aplikasi tambahan baru yaitu "reset user dapodik 2019". Kemudian, setelah didownload lanjutkan untuk menginstall aplikasi tersebut pada PC kalian.



Demikian semoga bermanfaat.

Friday, 17 August 2018

Aplikasi Dapodik terbaru Dapodik 2019 telah dirilis, ini link downloadnya

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Dapodik 2019 telah dirilis dan sudah saatnya kita operator sekolah untuk bekerja lagi. Lalu apa pembaruan yang ada di Dapodik 2019! Dikutip dari Situs resmi dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2019:
  1. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
  2. [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
  3. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
  4. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
  5. [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
  6. [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
  7. [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
  8. [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
  9. [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
  10. [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
  11. [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
  12. [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
  13. [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
  14. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
  16. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
  18. [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
  19. [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
  20. [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
  21. [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
  22. [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)
Nah, sahabat jika telah di download jangan langsung di install yah! hapus terlebih dahulu aplikasi dapodik 2018.b, dengan cara di uninstall. Bukan di delete yah!

Nah untuk link sahabat bisa langsung ke laman unduhan dapodikdasmen atau download pada link-link berikut:






Sumber : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id

Link Unduhan Prefill Aplikasi Dapodikdasmen versi 2018.b patch 2 untuk keperluan PMP ditutup

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Admin Dapodikdasmen baru saja mengumumkan bahwa link terkait unduhan prefill dapodik versi 2018.b Patch 2 untuk keperluan PMP telah ditutup. Jadi, saat ini sahabat operator sekolah tidak bisa lagi untuk mendownload prefill dapodik. 

Penutupan link tersebut guna persiapan peluncuran aplikasi dapodik terbaru yang sudah dinanti-nantikan. Bagi sahabat yang belum sama sekali mengerjakan PMP namun aplikasi dapodik telah terhapus harap untuk menantikan aplikasi dapodik terbaru yang kabarnya adalah aplikasi dapodik 2019. Namun, jika sahabat masih memiliki aplikasi dapodik di laptop tidak perlu untuk merasa khawatir.


Sumber : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id



Saturday, 4 August 2018

Sulitnya download prefill dapodikdasmen dimasa peralihan dapodik versi 2018 ke dapodik terbaru, padahal dapodik dibutuhkan untuk aplikasi PMP. Ini solusinya!

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, beberapa waktu yang lalu admin sempat menghapus aplikasi dapodik di Laptop, namun saat itu belum ada sosialisasi tentang PMP 2018. Setelah pengarahan dari [pengawas pendamping tentang pengisian data PMP, admin jadi kebingungan karena aplikasi dapodik telah terhapus, sedang untuk mendownload prefill tidak pernah berhasil. Kemudian, admin mencoba mencari prefill di file sampah yang ada di laptop. Alhasilnya ketemu juga prefill dapodik 2018. 

Namun, jika tidak ada file tersimpan di laptop bagaimana cara mendapatkan prefill dapodik tersebut?

Tenang sahabat, di website dapodikdasmen ada pemberitahuan tim dapodikdasmen mengenai hal ini. Si menu Bantuan pilihlah Helpdesk. Pada postingan berita Dapodikdasmen tanggal 26 Juli 2018, disebutkan bahwa dalam rangka pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018, dan peningkatan kuantitas serta kualitas data pendidikan, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Dikdasmen No 21/D/PO/2018 Tentang Pemetaan Mutu Pendidikan Tahun Ajaran 2018/2019. Dalam surat edaran tersebut disampaikan bahwa Satuan Pendidikan diinstruksikan untuk melakukan pemetaan mutu dengan melengkapi instrumen pemetaan mutu melalui aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) versi terbaru dan melakukan pengiriman data pemetaan mutu tahun ajaran 2018/2019 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2018.

Secara teknis Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) merupakan add on/turunan dari Aplikasi Dapodikdasmen, maka semua data pokok dalam aplikasi PMP bersumber dari Aplikasi Dapodikdasmen. Oleh karenanya untuk dapat menjalankan aplikasi PMP dan mengisi instrumen pemetaan mutu maka pada komputer yang sama harus terinstall Aplikasi Dapodikdasmen dengan data yang lengkap (versi 2018.b patch 2). Sedangkan pada saat ini dalam rangka pergantian tahun ajaran baru dan persiapan rilis Aplikasi Dapodikdasmen versi baru telah diumumkan bahwa mulai tanggal 16 Juli 2018 pukul 00.00 WIB server Dapodikdasmen akan OFF untuk melakukan maintenance.

Oleh karena itu, untuk memfasilitasi satuan pendidikan yang belum melengkapi dan mengirimkan data instrumen pemetaan mutu melalui aplikasi PMP, telah disediakan unduhan untuk prefill Aplikasi Dapodikdasmen versi 2018.b patch 2 pada alamat :
Jadi prefill ini digunakan untuk melakukan registrasi pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2018.b patch 2 agar selanjutnya dapat menginstall dan menjalankan Aplikasi PMP versi terbaru (instrument, panduan, dan Aplikasi PMP dapat diunduh pada laman: http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/).

Demikian informasi dari dapodikdasmen, semoga bermanfaat.

Sumber : http://helpdesk.dikmen.kemdikbud.go.id