Wednesday, 10 July 2019

Butuh perangkat pembelajaran Kurikulum 2013, Yuk gabung ke bimbelsd dan download semaumu disini!

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, sudah siapkah kalian menghadapi tahun ajaran baru nanti 2019/2020. Sebagai guru kalian pasti butuh perangkat pembelajaran, kan! Nah, jika belum siap yuk kunjungi link-link berikut ini, Namun sebelumnya yuk kita buat akun dulu  agar bisa login sendiri dengan akun sendiri.


Klik 'Silahkan daftar untuk jadi anggota baru" selanjutnya diisi yah, 




Isi semua kolom tersebut, Nama Pengguna, Password yang akan digunakan, alamat email aktif, Nama Depan dan belakang kalian, kota dan Negara, selanjutnya Klik Tombol warna biru di bawahnya "Buat Keanggotaan Baru"

Administrasi Guru SD Kurikulum 2013:

1. KELAS 1

2. KELAS 2

3. KELAS 3

4. KELAS 4

5. KELAS 5

6. KELAS 6

7. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

8. PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN


Silahkan edit sesuai keperluan via Ms. Word tips: disini.


Buku K13 Berikut mungkin juga sangat dibutuhkan, yuk kunjungi link-nya:

Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Semester 1 Lengkap

Kelas 1 --->  http://bit.ly/bukukls1245

Kelas 2 --->  http://bit.ly/bukukls1245

Kelas 3 --->  http://bit.ly/bukukls36

Kelas 4 --->  http://bit.ly/bukukls1245

Kelas 5 ---> http://bit.ly/bukukls1245

Kelas 6 ---> http://bit.ly/bukukls36

Buku MTK ---> http://bit.ly/bukumtk


Semoga bermanfaat.

Sumber : https://www.bimbelsd.web.id/



Monday, 8 July 2019

Contoh kasus dalam NISN

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, ada beberapa kasus yang juga sering ditemui oleh operator sekolah dalam masalah NISN. Misalnya, siswa pindahan dari sekolah dibawah naungan kemenag yang belum memiliki NISN, maka datanya diinput ke Dapodik sebagai peserta didik pindahan, apabila pindah sebagai lulusan dan sudah memiliki NISN dan tercantum di Ijazah, maka OPS sekolah tujuan selanjutnya bisa melakukan perbaikan NISN dengan menggunakan Ijazah sebagai berkas, dan NISN yg diajukan belum digunakan oleh peserta didik lain.

Untuk ingatkan kembali pula, bahwa:
  1. Agar menggunakan data referensi yang terdapat di aplikasi VERVALPD dalam penulisan NISN dan 
  2. Hanya NISN yang diterbitkan oleh PDSPK, serta 
  3. Hanya PDSPK yang mempunyai kewenangan dalam memberikan pernyataan valid atau tidak NISN peserta didik
  4. Pihak pengguna data sebagai  pengelola program agar berkoordinasi dengan PDSPK dalam kegiatan yang menggunakan NISN sebagai salah satu verifikasi.

Semoga bermanfaat.



Sumber : Taufik Lone

Begini cara agar tidak repot mengubah nama sekolah, nama guru dan kepala sekolah di RPP di Microsoft Word

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, lama juga kita tak berkesempatan untuk berbagi setelah liburan yang panjang ini. Sudah tentu Kalian sebagai guru telah menyiapkan administrasi kelas, seperti Program Tahunan, program semester, RPP, silabus dan lain-lain. Nah, biasanya seorang guru di zaman serba internet ini akan mencari administrasi sekolah tersebut di browser Intenet. Sudah tentu banyak juga nanti tulisan-tulisan akan di edit (diubah) sesuai dengan sekolah tempat mengajar masing-masing. 

Sahabat, kita kadang-kadang menganggap remeh button (menu) yang ada di Microsoft Office, seperti pada Microsoft Word. Menu-menu tersebut ternyata memiliki fungsi yang penting, dan salah satu menu yang akan kita gunakan saat mengubah data di administrasi sekolah seperti Silabus dan RPP adalah Menu Find dan Replace.

Bagaiamana cara mengubah Nama Sekolah di RPP di word?

Ternyata mengubah Nama Sekolah di RPP sangatlah mudah sekali, kita cuma sekali mengetik nama sekolah dan hasilnya langsung membuat kalian merasa puas.
Adapun hal yang pertama harus sahabat lakukan adalah membuka file RPP yang akan di ubah nama sekolahnya.

Setelah terbuka, cari Button (Menu) Replace, 


atau tekan tombol Control + H. Selanjutnya akan muncul jendela berikut ini:



Ketik Nama Sekolah yang ada di RPP saat ini di Kolom Find What  kemudian klik Find Next, selanjutnya Ketik Nama Sekolah kita di kolom Replace With , lalu tekan tombol Replace jika ingin mengubah satu persatu, dan Replace All jika ingin mengubah semua identitas sekolah. Perhatikan gambar berikut :



Keterangan:
 1. diketik nama sekolah yang ada di RPP sebelum diubah
 2. diketik nama sekolah kita 

Nah setelah mengklik tombol  Replace All, maka seluruh yang bertulisan SDN 6 Muara Rupit akan berganti menjadi SDN 2 Maur. 

Begitu juga dengan cara mengganti nama kepala sekolah, nip kepala sekolah, nama guru, nip guru dan lain-lain. lakukan dengan cara yang sama.

Berikut gambar contoh mengubah Nama Kepala Sekolah.




Keterangan:
 1. diketik nama kepala sekolah yang ada di RPP sebelum diubah
 2. diketik nama kepala sekolah kita saat ini


Mudah bukan, yuk dicoba sendiri ya sahabat! semoga berhasil.

Sumber informasi : www.tasadmin.id





Saturday, 29 June 2019

Cara pemutakhiran akun Bendahara sekolah di Dapodik 2019.e

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, dalam rangka  Persiapan Sistem Elektronik BOS, melengkapi akun kepala sekolah dan bendahara sangat penting. Hal ini sebagaimana bunyi Surat Edaran yang diposkan di laman dapodikdasmen pada tanggal 29 Mei 2019.

Yth. Bapak/Ibu
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
3. Kepala LPMP
4. Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler yang selanjutnya disingkat BOS Reguler, yaitu program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik. Dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif khususnya dalam pengelolaan dana BOS, saat ini tengah dikembangkan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep Sistem Elektronik BOS. Didalamnya akan terdiri dari beberapa aplikasi berbasis TIK untuk melakukan tata kelola, mulai dari perencanaan, realisasi, dan pelaporan dana BOS. Diharapkan dengan aplikasi-aplikasi ini tata kelola dana BOS dapat lebih terdokumentasi dengan baik, lebih transparan dan akuntabel. Pengembangan Sistem Elektronik BOS juga untuk mendukung kebijakan pengaplikasian proses transaksi non tunai (cashless) dalam penyaluran dan pemanfaatan dana BOS.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di sekolah dapat dilaksanakan secara daring atau luring. PBJ di sekolah yang dilakukan secara daring harus melalui sistem PBJ sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang suatu Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk digunakan dalam PBJ sekolah yang dilakukan secara daring. SIPLah diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektifitas serta pengawasan PBJ sekolah yang dananya bersumber dari dana BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Secara teknis pengoperasian SIPlah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Untuk masuk ke aplikasi-aplikasi dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen.

Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah maupun akun Bendahara Sekolah. Untuk itu dihimbau sekolah untuk segera melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah melalui Aplikasi Dapodikdasmen. Ikuti langkah-langkah sebagai berikut:


1. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

a. Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
b. Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah
c. Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
d. Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
e. Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
f. Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.



2. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

a. Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
b. Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
c. Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
d. Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
e. Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
f. Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.



3. Lakukan validasi dan sinkronisasi



Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Salam Satu Data,

Admin Dapodikdasmen

Sumber : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/pemutakhiran-akun-kepala-sekolah-dan-bendahara-sekolah-pada-aplikasi-dapodik-untuk-persiapan-sistem-elektronik-bos

Nah, saat ini admin akan membagikan cara memutakhirkan akun Bendahara Sekolah. Mengapa akun bendahara? Karena jika akun Kepala Sekolah, biasanya saat pertama kali menambahkan tugas kepala sekolah sudah pasti tugas tambahan kepala sekolah dibuat. Jika belum tahu caranya silahkan baca cara membuat email untuk akun di Dapodik.

Setelah akun disiapkan, maka selanjutnya login dapodik melalui email dapodik sekolah, bukan email GTK atau Tendik.  Klik salah satu nama GTK yang ditunjukkan sebagai Bendahara Sekolah. 

Cari menu "Tugas Tambahan" Klik "Tambah" dan cari tulisan "Bendahara BOS", klik selanjutnya isilah SK bendahara, TMT dan TST. Kemudian simpan.

Perhatikan gambar-gambar berikut ini!









Nah mudahkan, selamat bekerja! 

Monday, 27 May 2019

Raport K13 semester Genap Tahun Pelajaran 2018-2019

Assalamualaikum sahabat edukasinfo.net, tak lama lagi semester genap tahun ajaran 2018-2019 akan berakhir, tentunya kita telah mempersiapkan raport untuk siswa siswi kita. Nah, kali ini admin akan berbagi aplikasi raport yang dari beberapa website dan mengembangnya. Seperti aplikasi Raport yang dikembangkan oleh Nir Ningsih ataupun Kang Martho. Aplikasi Raport keduanya sama-sama bagus dan sama sama mudah untuk dikerjakan.

Aplikasi Raport karya Nir Ningsih saat ini telah dikembangkan dengan menerapkan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter). Sudah tentu sesuai dengan apa yang saat ini kita terapkan di sekolah yakni mengaplikasi PPK dalam setiap pembelajaran.

Aplikasi Raport karya Kang Martho juga tak kalah menarik, bagi mereka yang sehari-hari mengahadapi dapodik pasti akan tertarik dengan tampilan aplkiakasi raport dengan dashboard Dapodik. Jadi, sekarang kita tinggal memilih yang mana akan kita gunakan.

Berikut adalah Aplikasi Rapor Karya Nir Ningsih dari website Apk13sd, silahkan di unduh dan digunakan dengan bijak,

Rapor Kelas 1 Semester 2

Rapor Kelas 2 semester 2

Rapor Kelas 3 Semester 2 

Rapor Kelas 4 Semester 2 

Rapor Kelas 5 Semester 2 

Rapor Kelas 6 Semester 2 

Aplikasi penilaian Pelajaran PAIBP semua kelas  


Aplikasi Raport K13 SD semester genap karya Kang Martho,

Aplikasi Raport K13 kelas 1 sampai 6 semester genap



Sumber : https://www.apk13sd.xyz dan https://www.kangmartho.com





Wednesday, 22 May 2019

Tugas selanjutnya bagi operator sekolah, menginput Nilai USBN 2019 di website berikut ini!

Assalamu'alaikum sahabat edukasinfo, Informasi terbaru yang datang dari pendidikan bagi operator sekolah dasar adalah memasukkan nilai USBN ke website USBN Puspendik. Namu, sebelum menginput nilai siswa ke aplikasi website tersebut kita harus mendaftarkan akun kita terlebih dahulu. Nah, sahabat, adapun cara pendaftrannya sebeagai berikut:

Login ke link https://usbn.puspendik.kemdikbud.go.id/,

 
Jika belum memiliki akun klik DAFTAR BARU, selanjutnya isi kolom-kolom berikut sesuai data anda,



Jika selesai maka akan ada tulisan pendaftara berhasil,

 cek email yang digunakan saat mendaftar tadi,


Selanjutnya, klik login pada email yang masuk tadi,


selanjutnya akan tampil laman berikut,

sebelumnya silahkan buat kop surat sesuai lembaga/ sekolah anda dan upload pada bagian atas seperti gambar di atas. Jika selesai upload kop surat yang berupa gambar png atau jpeg, klik menu download berwarna biru seperti gambar di bawah ini,



Jika telah didownload dan diprint out, bubuhi tanda tangan kepala sekolah, dan jangan lupa nomor surat tugas tersebut,

Perhatikan Tampilan hasil print out Surat Penugasan berikut! https://drive.google.com/file/d/1T3v1b4whgRY7dhyqs06BAHWFjx8H-BkB/view?usp=sharing

kemudian, bila selesai di tanda tangan kepala sekolah, lanjutkan untuk difoto atau di scan, dan upload melalui lama di atas pada file (browse), dan klik menu upload.

Jika semua proses di atas  telah selesai, maka kita akan dimintai untuk menunggu hingga disetujui admin dinas,


Jika, akun kita selesai proses selanjutnya adalah menunggu Nilai USBN 2019 keluar.

Terima kasih
 By Admin

Friday, 3 May 2019

Cara mencetak Surat Mutasi Siswa di Dapodik

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, kali ini admin akan berbagi cara mencetak Surat Mutasi siswa melalui dapodik. Barangkali ada yang mengalami kesulitan saat mencetak surat mutasi siswa, di aplikasi dapodik! 

Bila kita akan mencetak surat muasi nanti kita akan diarahkan untuk membuka situs dapodik versi online di laman https://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. Bila sudah login disitus dapodik online tersebut cari menu PESERTA DIDIK, 


selanjutnya pilih  status siswa keluar seperti gambar di bawah ini,  dan jika ingin mempermudah ketik nama siswa keluar dipencarian, selanjutnya geser kolom ke kanan dan klik gambar printerdalam lingakaran berwarna hijau.






Secara otomatis surat akan terdownload.
dan inilah gambar hasil cetak Surat Mutasi siswa,



Sekian, semoga bermanfaat.

Tuesday, 30 April 2019

Pembaruan pada Patch Dapodik 2019.e

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, kian waktu aplikasi dapodik selalu melakukan pembaruan. Sebagai tindaklanjut laporan adanya beberapa bug/kesalahan aplikasi pada Versi 2019.d, maka telah dilakukan perbaikan-perbaikan dan kembali saat ini dirilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.e. Bagi sekolah yang menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c dan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.d, dapat melakukan pembaruan dengan mengunduh dan menginstall Patch Versi 2019.e atau melalui Pembaruan secara Online. disarankan telah melakukan sinkronisasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembaruan ke Versi 2019.e. Hal ini berdasarkan surat edaran online yang dikirimkan oleh tim dapodikdasmen di website dapodikdasmen. Nah, adapun pembaruan yang terdapat pada Patch Dapodik 2019.e adalah sebagai berikut:
  • Perbaikan bugs ketika menampilkan GTK pada Manajemen Pengguna
  • Perbaikan bugs pengisian lintang dan bujur pada menu DUDI
  • Perbaikan bugs pada rombongan belajar untuk tingkat TKLB pada bentuk pendidikan SLB
  • Perbaikan bugs validasi pada saat mendeteksi No Kitas untuk peserta didik warga negara asing
  • Perbaikan bugs sinkronisasi untuk pengiriman pada kelompok mata pelajaran muatan sekolah
  • Perbaikan bugs pada saat menampilkan daftar peserta didik
  • Perbaikan nama kelompok mata pelajaran Ekstensi Team Teaching (Kejuruan) menjadi Kejuruan pada profil GTK
  • Perbaikan validasi untuk mengecek rasio rombel terhadap jumlah peserta didik
  • Perbaikan validasi NIK khusus untuk peserta didik yang tinggal di panti asuhan tidak diwajibkan
  • Perbaikan security sinkronisasi
  • Penambahan validasi untuk medeteksi nama mata pelajaran pada pembalajaran jika lebih dari 50 karakter
Untuk memperbarui patch dapodik 2019.e, harus install terlebih dahulu dapodik 2019.c.
Silahkan download Patch Dapodik 2019.e disini.



Sumber : Dapodikdasmen 

Monday, 29 April 2019

Sekitar masalah E RKAS 2019, Referensi Sinkron RKAS agar tampil di server Dinas.

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Aplikasi E-RKAS sekarang sudah resmi untuk diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Salah, satu daerah yang telah melakukan uji coba peninputan RKAS adalah Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Nah, kali ini admin akan membagikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Aplikasi E-RKAS. Referensi Cara Sinkron RKAS agar Tampil di Server Dinas.

Langkah-langkah Praktisnya sebagai berikut:
  1. Setelah Proses Login awal pada Aplikasi RKAS sekolah, lanjut ke Menu Utama klik Penanggungjawab, setelah muncul isi data Kepala Sekolah, Bendahara, Komite kemudian simpan.
  2. Pada saat Versi 1,22 ada Sinkron Jumlah Siswa kemudian Aktivasi semua jenis Anggaran tetapi pada Versi 1,26 tdk muncul lagi Sinkron Jumlah Siswa, kemudian langsung ke Menu Utama klik SINKRON Pusat, setelah selasai lanjut SINKRON Manual tunggu beberapa saat muncul File name ketik RKAS klik (Open) tunggu skitar 5 Menit, kemudian Restart.
  3. Pada posisi ini Sdr.Operator agar dpt menanyakan kpd Admin Dinas Apakah jumlah Anggaran sudah masuk ke Daftar Sekolah Sync jika sudah masuk dlm Daftar setelah itu lanjut Menu Penganggaran klik Kertas Kerja, pilih Sumber Dana BOS Pusat, selanjutnya input Rincian Belanja ke Aplikasi setelah selesai SINKRON Pusat, setelah itu SINKRON Manual lagi.
  4. Pada posisi ini Sebaiknya sblm disahkan Dinas agar Konsultasi ke Tim BOS utk Veifikasi Kertas Kerja, jika Dashboard dan anggaran riil sdh klop, maka berikut pilih menu CEK STATUS
  5. Langkah selanjutnya, ajukan Pengesahan, kemudian tnya admin Dinas apakah sekolah Sdr sdh muncul di Daftar Pengesahan.Jika sdh tmpil bearti Sdr.dpt mengikuti proses PENGESAHAN di Tim BOS Dinas.
  6. Sampai dengan tahap ini Kepsek dan Operator harus dtg ke Dinas dengan sarat2 membawa Dokumen SK Tim BOS, SK Bendahara dr Sekolah, Tim PBJ/Tim Penerima dan Pemeriksa Brang.
  7. Setelah lengkap baru dilakukan Per SETUJUAN Dinas dan jika siap maka Admin Dinas klik SETUJU
  8. Jika RKAS telah di SETUJUI oleh Dinas, maka selnjutnya Operator Cek Status kembali dan jika pitur menu sdh aktif lanjut klik Aktivasi BKU sehingga tampil menu Aktivasi BKUnya diaktif maka Sdr. sudah dapat mulai membuat SPJ BOS TW.1 2019, Jika tahap SINKRON ini sdh dilakukan sesuai prosedur, maka Proses Sinkron RKAS diharapkan berjalan lancar tanpa ada hambatan.Demikian tips Sinkron RKAS ini admin sampaikan agar dpt membantu kelancaran Proses Penyusunan RKAS dgn sitem *Aplikasi terbaru e-RKAS 2019.By Admin Grup.TRIMA KASIH.

Catatan :
1) Pada saat Pengesahan Admin syarankan Sdr.OPS harap membawa Laptop, Paket Modem/Hostspot yg Cukup & Jaringan Internet yg kuat agar tdk ada gangguan.
2) Referenai ini agar dpt disimpan utk pedoman jika dibutuhkan kembali.TERIMA KASIH.



Sumber : Syarkowi, S.Pd/ Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara

Thursday, 18 April 2019

Menghapus Aplikasi e-RKAS secara permanen, tanpa harus instal laptop


Assalamualaikum sahabat edukasinfo, barangkali ada sahabat yang berulang kali mencoba untuk menghapus aplikasi yang satu ini, aplikasi E-RKAS. Aplikasi e-RKAS tertanam dalam sistem yang ada pada PC setelah kita menginstallnya. Namun ketika suatu ketika kita harus menghapusnya (Uninstall) terkadang aplikasi tersebut tidak hidalang sepenuhnya. Hal ini dibuktikan setelah menginstall kembali Aplikasi e-RKAS yang telah di Uninstall. Ternyata data yang pernah kita entry masih muncul kembali.
Nah, jika hal tersebut pernah kalian alami, sebenarnya adalah software yang bisa menghapus (Uninstall) Aplikasi e-RKAS dari Laptop secara permanen sampai ke akar-akarnya. Software atau aplikasi tersebut bernama " Revo Uninstall".

Lalu bagaiama caranya?

Caranya download " revo uninstall, kemudian install aplikasi tersebut.

Setelah terinstal, yuk kita jalani aplikasi " revo uninstall-nya.


klik nama aplikasi yang akan diuninstall, dalam hal ini yakni e-RKAS, selanjutnya klik force uninstall,dan ketik nama aplikasi yang akan dihapus, selanjutnya akan muncul pada kotak di bawah pencarian tersebut, seperti pada gambar berikut ini,


Klik Program name yang ada pada kotak lalu Pilih next, tunggu hingga  performing the initial analysis and uninstall  selesai, akan ada kotak dialog yang memerintahkan agar kita melanjutkan uninstall, silahkan klik next pada kotak dialog tersebut.


jika menu scan telah muncul atau tidak lagi blur, kemudian klik scan, dan tunggu beberapa saat hingga nanti tulisan next itu menjadi tulisan tebal dan bisa di klik.

 



dan delete setiap kata yang bertulisan RKAS.

Kemudian akan muncul dan pilih select all dan delete kemudian finish.


Silahkan coba, semoga berhasil.

Jika ada pertanyaan tulis di kotak komen.

Saturday, 30 March 2019

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ubah Fungsi Pengawas dan Kepala Sekolah

image : pikiran rakyat

Assalamu'alaikum sahabat edukasinfo.net, bersumber dari situs PikiranRakyat disebutkan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pengawas sekolah dan kepala sekolah dituntut lebih visioner dalam menghadapi persaingan global dengan datangnya revolusi industri 4.0. Menurut dia, saat ini Kemendikbud sedang melakukan proses perubahan peran dan fungsi dari pengawas sekolah dan kepala sekolah. Ke depan, jabatan kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan pola karier.

"Guru bila bagus bisa jadi kepala sekolah, kepala sekolah bila bagus bisa jadi pengawas. Kemendikbud sedang memaksimalkan pembinaan terhadap tenaga kependidikan," kata Muhadjir dalam kegiatan Sinkronisasi Program Pembinaan Tenaga Kependidikan dengan Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota, di Jakarta, Kamis 28 Maret 2019.

Ia menyampaikan, apabila bagus kinerjanya, kepala sekolah maupun pengawas sekolah bisa menjabat lebih dari dua periode bila kinerjanya terus meningkat. Kendati demikian, pada periode kedua harus pindah ke sekolah lainnya. Apabila ada kepala sekolah yang kinerjanya kurang baik, Mendikbud berharap, supaya jangan dirotasi ke sekolah yang masih membutuhkan perhatian lebih. "Sebab hal ini malah akan memperlambat kemajuan dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut," ujarnya.

Muhadjir yakin bahwa reformasi di sekolah tidak akan terjadi jika kepala sekolah dan pengawas sekolah belum dibenahi. Ia menegaskan, pemerintah daerah dituntut untuk berani menciptakan pemerintahan yang bersih, termasuk dalam pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah yang harus berdasarkan kompetensi, bukan karena dipengaruhi kepentingan politik.

"Asumsi saya, sekolah itu tergantung pemimpinnya. Bila pemimpinnya kuat, visioner, memiliki tanggung jawab yang besar, dan betul-betul berkorban untuk (sekolah) yang dia pimpin, Insya Allah sekolah itu akan maju," ucapnya.

Ia berharap, apabila ada daerah yang memiliki anggaran berlebih tidak perlu lagi meminta bantuan dari pusat, tetapi sebaiknya membantu daerah di sekitarnya. Hal ini untuk meningkatkan semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan di Indonesia. "Misalnya ada kota yang anggarannya berlebih, yang kabupaten pelatihannya ditanggung oleh kota tersebut," ujarnya. 

Disi lain,  Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyinkronkan program serta anggaran yang ada di pusat dan di daerah, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan tenaga kependidikan. "Karena ada beberapa hal yang harus didiskusikan bersama, di antaranya berkaitan dengan pembinaan kepala sekolah dan pengawas untuk program 2019," ujar Supriano.

Ia menyatakan, tahun ini calon dan seorang pengawas wajib mengikuti pelatihan pengembangan dan peningkatan kompetensi pemberdayaan sekolah. Pelatihan akan digelar oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LP2KSPS). Lembaga tersebut yang  mengeluarkan sertifikat elektronik kepada pengawas dan kepala sekolah yang lulus pelatihan peningkatan komptensi.

Ia menjelaskan, pelatihan pengawas dan kepala sekolah ini dilakukan di tingkat provinsi. Menurut dia, sertifikat elektronik dibuat untuk memudahkan Kemendikbud dalam mengontrol distribusi kepsek dan pengawas sekolah di daerah.  "Jadi ada kontrol.  Makanya sekarang semua sertifikat harus ada kontrol dari Dirjen GTK, tetapi pengawasan yang tidak merepotkan. Hitungan menit, detik, begitu dikirim ke pusat datanya di detik yang sama barcode-nya itu akan sampai ke pengirim," ujar Supriano.