Monday, 17 February 2020

Mengatasi pesan "Mohon inputkan apakah sekolah memungut iuran pada orang tua siswa atau tidak pada formulir data pelengkap sekolah" di Dapodik 2020.b

Sahabat, edukasinfo akan membagikan cara mengatasi pesan dari tabulasi  di validasi lokal mengenai pesan berikut "Mohon inputkan apakah sekolah memungut iuran pada orang tua siswa atau tidak pada formulir data pelengkap sekolah". Berikut akan admin berikan cara mengatasi pesan tersebut.

Begini cara sikronisasi dapodik 2020.b (Update 16/03/2020)

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Alhamdulillah aplikasi yang sudah kita tunggu-tunggu akan dirilis akhirnya rilis juga. Dapodik 2020 telah memutakhirkan versinya, yakni dapodik 2020.b. Saat ini marilah kita melanjutkan pekerjaan kita dalam meperbarui data sekolah kita disemester genap ini. 

Pada aplikasi dapodik 2020.b ini, ada beberapa penambahan pembaruan dan perbaikan, bersumber dari situs resmi dapodikdasmen bahwa pembaruan dan perbaikan tersebut  adalah sebagai berikut:
  1. [Pembaruan] Penambahan data pelengkap pada formulir sekolah terkait pemungutan iuran kepada orang tua siswa
  2. [Pembaruan] Penambahan Lembar Konfirmasi sebelum melakukan sinkronisasi
  3. [Pembaruan] Penambahan fitur tukar pengguna bagi peran Operator Sekolah
  4. [Pembaruan] Penambahan logo baru dapodik
  5. [Pembaruan] Penambahan tombol salin email dari identitas GTK ketika melakukan penambahan/perubahan akun GTK
  6. [Pembaruan] Penambahan referensi jenis sertifikasi Sertifikasi Industri
  7. [Pembaruan] Penambahan referensi jenis diklat Pelatihan Industri
  8. [Perbaikan] Perubahan alur proses sinkronisasi, yang berhak melakukan proses sinkronisasi adalah peran Kepala Sekolah
  9. [Perbaikan] Perubahan alur bisnis proses penginputan buku
  10. [Perbaikan] Perbaikan dan penambahan validasi lokal
  11. [Perbaikan] Perubahan data no rekening BOS hanya dapat dilakukan pada laman https://bos.kemdikbud.go.id
  12. [Perbaikan] Penambahan keterangan tutup atap TIDAK MEMILIKI ATAP pada kondisi Bangunan
  13. [Perbaikan] Perubahan atribut NUKS pada GTK menjadi Nomor Registrasi (STTPP)/NUKS
  14. [Perbaikan] Penguncian attribut NIK pada formulir peserta didik dan formulir GTK
Nah, sahabat ada yang baru lagi pada dapodik kali ini, yakni cara menyinkron (sinkronisasi). Jika pada dapodik sebelumnya kita sebagai operator langsung bisa sinkronisasi pada akun sekolah, kali ini saat akan sinkron kita harus login dulu sebagai kepala sekolah. Karena pada akun operator sekolah tidak muncul lagi menu sinkronisasi.

Bagaimana caranya?

Setelah data-data selesai kelola pada dapodik yakni (akun operator sekolah), selanjutnya tukar pengguna atau bisa login dengan menggunakan email dan password yang tersimpan pada akun GTK di penugasan. Atau gunakan fitur terbaru yang ada di dapodik 2020.b, yakni melalui menu pengaturan Cari Menu Tukar Pengguna, pilih nama kepala sekolah kemudian isikan Kode Registrasi pada kolom yang tersedia.

Selanjutnya, setelah dapat mengakses akun kepala sekolah seperti biasa silahkan validasi lokal tersebih dahulu, baru klik menu sinkronisasi.




Kemudian akan muncul pesan notifikasi seperti ini, lalu klik lanjut,


Jika sudah di klik tombol lanjut, kemudian, Klik menu tampilkan dan akan muncul kolom seperti berikut,


klik atau conteng  isian variabel, namun jika data tidak sesuai sebaiknya kembali lagi ke akun operator sekolah untuk memperbaikinya. Jika sudah selesai di conteng klik lanjut,





Klik lanjut sinkronisasi, selanjutnya akan muncul pakta integritas, pernyataan integritas seperti berikut,



Klik lanjut, 




Klik ya, dan sekarang tinggal Sinkronisasi, silahkan klik menu sinkronisasi seperti pada gambar di bawah ini.


Demikian cara sinkronisasi dapodik 2020.b

Semoga bermanfaat.

Monday, 3 February 2020

RPP 1 Lembar Kelas 6 Semester Genap

Bukan menggunakan Faster PMP biar cepat isi EDS, tapi inilah cara cepat isi EDS PMP

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, beberapa hari ini kita tidak bisa mensinkronisasikan baik dapodik maupun pmp, karena saat ini sedang dilakukan perbaikan guna mempersiapkan dapodik 2020 semester genap. Makanya, bagi sahabat yang berusaha untuk mengunduh aplikasi dapodik, pmp dan prefill dapodik atau prefillpmp semuanya sulit. 

Namun sebelum aplikasi dapodik dan pmp ini rilis terbaru, admin ingin berbagi cara mengisi EDS Kuesioner PMP dengan cepat dan tanpa menggunkan aplikasi faster pmp atau smartpmp. Kita hanya perlu mgunduh aplikasi Macro Record. Macro Record adalah aplikasi yang berfungsi merekam kegiatan dan pekerjaan kita dilayar monitor PC yang kita gunakan. 





Hal ini mungkin pas bagi kita yang mengerjakan pmp pada pertanyaan dan jawaban yang serupa dan berulang-ulang. Ketika kita membuka aplikasi PMP, kita pun membuka aplikasi Macro Record dan menjalankannya dengan mengklik menu Record. Dengan hasil rekaman ini kita hanya perlu sekali saja mengisi  kuesioner. Kemudian pada Responden yang lain kita tinggal menjalankan hasil rekaman yang tersimpan di aplikasi Macro record. Namun, hal ini bisa dilakukan pada responden guru, peserta didik dan komite, sedangkan kepala sekolah kita tidak perlu merekamnya karena isian  cuma sekali artinya tidak ada yang perlu diulang lagi untuk isian kuesioner kepala sekolah. 


Dimana kita bisa mendapatlkan aplikasi ini?

Sahabat tinggal mengklik link berikut ini untuk mendapatkan aplikasi Macro Record.


Bagaiamana cara mengoperasikan aplikasi Macro record ini?

Caranya instal terlebih dahulu aplikasinya, kemudian jika telah terbuka lamannya aplikasi, buka juga aplikasi EDS PMP  di laptop kalian. Klik menu Evaluate untuk membuka aplikasi gratis dari macro record.


Untuk pengaturan menu play, stop dan record dan lain-lain perhatikan gambar berikut ini:

Pertama klik setting kemudian pilih keyboard shortcut (hotkeys) masukkan pada kolom tombol-tombol yang akan digunakan untuk mengerjakannya. Misalnya untuk Play/ Pause menggunakan tombol F7 dan seterusnya.

Pilih kuesioner, misalnya untuk responden guru satu orang kemudian pada isian kuesioner tersebut mulailah untuk merekam kursor yang bergerak mengklik poin-poin kuesioner pada layar laptop kita. Jangan lupa untuk mengklik menu recor yang ada di aplikasi macro record.
 


Jika isian kuesioner selesai, lanjut untuk mengklik menu stop, dan jangan lupa untuk menyimpan file isian ini di laptop kalian dan memberikan nama file.

Langkah selanjutnya, tukar pengguna dengan responden guru yang lain. saat membuka menu isian kuesioner, jalankan juga aplikasi macro record-nya dengan mengklik menu PLAY. 

Begitujuga degan isian komite dan peserta didik, isi saja satu responden kemudian yang lain hanya menyalin isian yang pertama tadi. Ingat jangan lupa menyimpan file hasil rekaman (record) tadi di folder dan buatkan nama folder tersebut agar mudah mencarinya, agar nanti saat mengisi responden yang lain kita bisa mengimpornya dan menjalankannya.

Catatan penting buat sahabat, aplikasi ini mesti digunakan dengan bijak, jangan disalahgunakan, karena aplikais ini hanya mempermudah bukan mempercepat isian. Kemudian, perlu bagi kita untuk mngecek dan mengedit kembali isian  tersebut, agar isian sesuai dengan isian yang diisi pada prin out kuesioner yang diisi oleh responden.

- Jangan digunakan pada laptop yang lemot dan ngehang karena tempo antara rekaman dan penyalinan bisa tidak sama akhirnya isiannya bisa kacau.