Thursday, 31 August 2017

Inilah prinsip-prinsip untuk Mengajarkan cara berfikir

Keterampilan yang akan mungkin  kita inginkan untuk difokuskan kepada siswa kita ditanda oleh enam prinsip kunci, yaitu:

1. Aktif
Cobalah beri siswa kita kesempatan untuk mengeksplorasikan ide-ide menggunakan bermacam-macam alat berfikir untuk memperhitungkan semua gaya pembelajaran.

2. Berarti
Sebuah pelajaran akan meminta keterlibatan dan dikenang. cobalah membuat hubungan jelas antara fokus keterampilan pelajaran dan kegunaannya dalam kehidupan shari-hari.

3. Menantang
Menantang bukan berarti membuat keputusan untuk menantang atau melawan orang untuk ditantang. Menantang disini adalah sebuah pelajaran yang memberikan sebuah tantangan bagi siswa agar dapat mengubah pola pikiran. Idenya memeberikan siswa-siswa akan sebuah tantangan Kognitif yang tidak terlalu sehingga menyebabkan kewalahan, tetapi juga tidak terlalu enteng sehingga membosankan. Siswa akan bekerja pada batas pemahaman mereka.

4. Kolaboratif
Kita belajar dari orang lain, jadi kolaboratif itu akan menjadi masuk akal. Siswa-siswa akan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil menggunakan pendekatan mereka sendiri. Peran kita adalah mendukung dan memotifasi mereka ketika mereka mengeksplorasi perbedaan-perebdaan mereka dalam berpendapat dan intepretasi.

5. Termediasi
Tantanglah siswa untuk berfikir sebanyak mungkin secara mandiri. Dan berperan sebagai penuntun atau penasehat dan bukan sebagai guru.

6. Reflektif
Pada saat-saat tertentu dalam pelajaran, para siswa memikirkan tentang pikiran mereka. Tugas kita adalah untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu siswa umtuk mencari apa yang sdedang mereka pelajari, bagaimana mereka mempelajarinya, dan kapan hal itu akan berguna di masa depan.

Sumber : Teaching Thinking Oleh Anne De A'ecevarria Dan Ian Patience

NATA ANTORIUS

About NATA ANTORIUS

My name is Nata, I write this blog is to provide information about primary and secondary education. I am a teacher at a Elemantary School.