Sunday, 17 September 2017

Kelemahan dan bahaya menggunakan satu laptop dalam mengerjakan beberapa dapodik

Sahabat Edukasinfonet yang baik, bila dulu saya pernah menulis mengenai cara mengerjakan beberapa dapodik dalam satu laptop, kali ini saya juga akan memberikan kabar mengenai kelemahan atau kekurangan dalam mengerjakan beberapa dapodik dalam satu laptop.

Baiklah, saya akan menceritakan dahulu pengalaman yang saya jumpai beberapa waktu yang lalu. Bahwa ada Operator sekolah yang mendapatkan borongan mengerjakan beberapa dapodik dari sekolah-sekolah lain, selain Sekolah induk atau satmikal. Operator tersebut merasa kesulitan untuk mengerjakan dapodik dengan beberapa laptop, akhirnya saya beritahu bagaimana cara mengerjakan beberapa dapodik dalam satu laptop. Sekolah yang menjadi  tanggung jawabnya dalam pendataan dapodik yaitu ada tiga sekolah bahkan lebih. Pada suatu ketika, Laptop yang ia gunakan berbunyi bergaung dan mengganggu pendengar akhirnya ia mencoba mematikan secara paksa laptopnya dengan menekan tombol Power.

Setelah ia menyalakan laptopnya kembali, dan ia mencoba membuka aplikasi (Lokal Host) maka yang tampil adalah huruf-huruf yang tidak karuan. Dan setelah dicoba berkali-kali hasilnya masih tetap nihil. Akhir mau tidak mau ia harus mengerjakan ulang pendataan dapodik yang pernah ia input. 


Kemudian, jika kita ingin mengisi data PMP, Aplikasi akan bingung sekolah yang mana akan dimasukkan ke dalam data base. 

Saya menyarankan jika ingin mengerjakan beberapa dapodik dalam satu laptop sebaiknya kerjakan sebanyak dua sekolah, jangan lebih. dan yang lebih penting lagi lihat kondisi laptop, jika masih prima itu sangat bagus untuk digunakan. Wassalam.

NATA ANTORIUS

About NATA ANTORIUS

My name is Nata, I write this blog is to provide information about primary and secondary education. I am a teacher at a Elemantary School.