Monday, 17 August 2020

Trik cara memindahkan siswa yang salah rombel di dapodik 2021

Assalmualaikum sahabat edukasinfo, banyak ditemui data siswa yang semestinya di salah satu rombel, tetapi setelah penginstalan dapodik 2021 nama siswa tersebut berada di rombel yang lain. Seperti contoh di sekolah yang saya kelolah, ada salah seorang siswa yang namanya berada di kelas 1 padahal saat ini dia harusnya di kelas 2. Kemudian, pada saat menaikkan siswa di menu aksi siswa kelas 1 tahun sebelumnya sudah dinaikkan semua secara otomatis melalui menu aksi tersebut.

Masalah inilah yang kemudian menjadi keluh kesah para operator sekolah, hal ini bisa dilihat dari sering munculnya pertanyaan mengenai salah rombel tersebut di akun grup whatsapp sesama operator sekolah. Sahabat inilah  trik cara memindahkan siswa yang salah rombel didapodik 2021  yang admin dapatkan di channel youtube yang dikelolah oleh Nurul hati Fauzi. 

Bukalah aplikasi dapodik versi 2021 yang ada dilaptop kalian, selanjutnya buka menu rombel dan klik menu reguler,

 
Pada aplikasi dapodik yang saya kelolah, ada siswa yang semestinya saat ini berada di kelas 2, namun saat dinaikkan secara otomatis di menu aksi nama tersebut masih tertinggal di kelas 1. Bila di liat di rombel yang ada di kelas 2 namanya pun tidak muncul, namun jika dibuka rombel kelas 1 namanya ada di kelas 1 tersebut. Saya sebelumnya tidak pernah berfikiran sampai dapat menemukan solusi seperti yang ada di konten youtube tersebut, setelah saya pelajari ternyata caranya tidak terlalu rumit. 

Yang harus dilakukan adalah, kita mesti mengeluarkan nama siswa yang salah tersebut dari kelas 1, kita lihat contoh misalnya anak peserta didik adalah Nafil Hoiril Hanif. Saat ini nama Nafil Hoiril Hanif berada di kelas 1, dan kita harus memindahkannya di kelas 2. 

 

Baca Juga :


 

setelah nama tersebut dikeluarkan dari kelas yang salah, selanjutnya kita membuat kelas atau rombel lain, dengan nama kelasnya tetap tingkat kelas  1, kurikulum disamakan saja, kelas tetap kelas 1, nama wali kelasnya dibuat saja sembarang karena nanti juga akan kita ganti, nah ruang kelas dibuat ruang kelas yang akan kita pindahkan dalam contoh ini kelas si Nafil adalah kelas 2, moving kelas dan melayani kebutuhan khusus disamakan saja dengan rombel lain. 

Selanjutnya, buka nama rombel tambahan tadi, rombel dalam keadaan masih kosong, silahkan tarik nama siswa yang disebutkan tadi ke rombel baru,

setelah itu, buka kembali rombel kelas 2 (atau kelas yang dimana siswa tersebut seharusnya berada), dan keluarkan semua siswa di kelas 2. 

 

 

Bila sudah dikeluarkan semua, buka kembali rombel atau kelas tambahan yang baru dibuat tadi, kemudian tarik semua siswa yang dikeluarkan tersebut. Gambar dibawah ini adalah proses pengeluaran siswa dari kelas.

 

Selanjutnya, bila semua siswa sudah ditarik dikelas yang baru, hapus kelas yang tadi yang siswanya dikeluarkan semua. Namun, sebelum menghapus pastikan pembelajaran juga sudah dihapus. 

Nah, setelah itu ganti nama rombel dari tingkat, kelas, kurikulum, nama rombel, wali/guru kelas, ruang, serta jangan lupa  isi juga pembelajarannya.

Ups, setelah dilakukan trik di atas ternyata muncul keterangan bahwa rombel sudah ada, mohon untuk dikeluarkan dulu peserta rombelnya jika ingin tambah rombel. Bagaimana ini? JANGAN PANIK Sahabat, coba keluarkan dulu siswa yang telah ditarik tadi, kemudian tarik nama siswa yang salah masuk rombel, dalam contoh di atas adalah anak yang bernama Nafil,setelah anak tersebut sudha berada di dalam rombel, baru nama tingkat pendidikan diubah menjadi kelas 2 atau kelas yang tadinya di hapus.

Demikian cara memindahkan siswa yang salah rombel di dapodik 2021, semoga bermanfaat.


Sumber : Ngapakpedia

NATA ANTORIUS

About NATA ANTORIUS

Assalamualaikum, perkenalkan penulis saat ini mengajar di SD Negeri 6 Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Website ini berisi artikel mengenai aplikasi pendidikan dan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Yang perlu diskusi masalah dapodik silahkan gabung di grup telegram https://bit.ly/3jGIhLi

No comments:
Write komentar

Terima Kasih