Friday, 3 July 2020

Contoh Surat Persetujuan orang tua murid untuk belajar di saat New Normal

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Orang tua atau wali murid perlu untuk memberikan izin kepada anak saya untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara bertahap selama masa transisi dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mengatur jarak, dan bersedia mengikuti shift atau jadwal pembelajaran yang sudah diatur oleh pihak sekolah. 
Untuk itu perlu dilakukan sejumlah persiapan yang disepakati antara Kepala Sekolah Dasar dengan Ketua Komite dalam mempersiapkan segala kebutuhan selama proses masa transisi tersebut.




Persiapan tersebut meliputi:
  1. Tempat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan air mengalir
  2. Penyemprotan disinfektan
  3. Pemeriksaan suhu tubuh dengan thermogun
  4. Penyediaan masker bagi siswa dan guru
  5. Membentuk satuan tugas dan dapat melibatkan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar dengan komposisi sebagai berikut: a) tim pembelajaran, psikososial, dan tata ruang; b) tim kesehatan, kebersihan, dan keamanan; dan c) tim pelatihan dan humas.
  6. Membuat rencana kegiatan dan anggaran satuan pendidikan (RKAS) terkait pendanaan kegiatan sosialisasi, peningkatan kapasitas, dan pengadaan sarana prasarana sanitasi, kebersihan, dan kesehatan satuan pendidikan.
  7. Melakukan pembagian kelompok belajar dalam rombongan belajar yang sama dan pengaturan jadwal pelajaran untuk setiap kelompok dalam rombongan belajar sesuai dengan ketentuan pada masa transisi.
  8. Melakukan pengaturan tata letak ruangan dengan memperhatikan: a) jarak antar-orang duduk dan berdiri atau mengantri minimal 1,5 (satu koma lima) meter, dan memberikan tanda jaga jarak antara lain pada area ruang kelas, kantin, tempat ibadah, lokasi antar/jemput peserta didik, ruang pendidik, kantor dan tata usaha, perpustakaan, dan koperasi; b) kecukupan ruang terbuka dan saluran udara untuk memastikan sirkulasi yang baik. 
  9. Melakukan pengaturan lalu lintas 1 (satu) arah di lorong/koridor dan tangga. Jika tidak memungkinkan, memberikan batas pemisah dan penanda arah jalur di lorong/koridor dan tangga. 
  10. Menerapkan mekanisme pencegahan perundungan bagi warga satuan pendidikan yang terstigma COVID-19.
  11. Tidak melakukan kegiatan:
  • Membuka kantin;
  • Melakukan olahraga dan ektrakurikuler
  • Orang tua/wali siswa menunggu siswa di sekolah;
  • Istirahat di luar kelas;
  • Melakukan pertemuan orang tua/wali siswa; dan
  • Melakukan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS)
 Nah, untuk mengaplikasikan hal tesebut di atas berikut kami bagikan contoh kelengkapan surat izin kepada anak saya untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) selama masa New Normal.

UNDUH KELENGKAPAN SURAT NEW NORMAL SISWA SD DISINI

Hai para guru, sudah tahukah kode etik pendidik!

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, Selamat siang dan selamat beraktifitas, semoga selalu dalam lindungan dan karunia Allah Subhanahu wata'ala. Apa Itu Kode Etik pendidik? Kode etik merupakan tata cara pedoman etis dalam melakukan melakukan suatu kegiatan Atau Pekerjaan. Sebagai Sebuah jabatan pekerjaan profesi, pendidik memerlukan kode etik khusus, untuk mengatur hubungan antara pendidik dan lingkungannya.


Sumber Kode etik Pendidikan

Adapun Sumber Kode etik Pendidikan, yaitu:
  1. Bersumber dari nilai-nilai agama dan pancasila 
  2. Bersumber dari niliai-nilai kompetensi Pedagodis, kepribadian, sosial dan profesional 
  3. Ketiga nilai-nilai Jati diri, harkat dan martabat manusia.
Tujuan kode etik

Tujuan kode etik Pendidik, yaitu
  1. pertama menjunjung tinggi martabat profesi 
  2. kedua menjaga dan memelihara kesejahteraan para Anggotanya. 
  3. ketiga Meningkatkan pengabdian para anggota profesi 
  4. keempat meningkatkan mutu profesi dan 
  5. kelima meningkatkan mutu organisasi  profesi.
Ada juga Tujuan lain kode etik pendidik yaitu dengan adanya kode etik para pendidik dapat mempunyai pedoman dalam bertingkah laku sehingga merasa menjaga prilaku nyata agar martabatnya sebagai seorang pendidik tetap terjaga dan dia dapat menjadi seorang teladan bagi murid dan masyarakat umum selain itu pendidik juga dapat bercermin diri mengenai perilakunya jika dia melakukan kesalahan dia akan dengan cepat memperbaiki dirinya. 

Fungsi kode etik

Fungsi kode etik adalah sebagai berikut:
  1. Pertama menjadi pedoman dalam menjalankan tugasnya 
  2. Kedua menjadi tanggung jawab pendidik atas profesinya 
  3. Ketiga agar terhindar dari perpecahan dan pertentangan internal yang terjadi karena adanya perbedaan pendapat di antara pendidik 
  4. Keempat agar pendidik mampu meningkatkan kwalitasnya dan kwantitas pelayanan dalam kegiatan kependidikan 
  5. Kelima membantu memecahkan masalah dan mengembangkan dirinya 
  6. Keenam menghindari campur tangan dari profesi lain ataupun pemerintah
Kode etik pendidik dirumuskan dalam kongres PGRI ke enambelas tahun 1989.
  1. Rumusan Kode etik pendidik yang pertama yaitu pendidik berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk. Manusia secara utuh yang berjiwa pancasila 
  2. Rumusan Kode etik pendidik yang kedua pendidik memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional 
  3. Rumusan Kode etik pendidik yang ketiga Pendidik berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai Bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.
  4. Rumusan Kode etik pendidik yang ke empat Pendidik menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya. 
  5. Rumusan Kode etik pendidik Kelima Pendidik memelihara hubungan Dengan Lingkungan dan orangtua murid
  6. Rumusan Kode etik pendidik yang keenam Pendidik mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya 
  7. Rumusan Kode etik pendidik yang ke tujuh pendidik memelihara hubungan seprofesi kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial 
  8. Rumusan Kode etik pendidik yang ke delapan pendidik memelihara dandan meningkatkan mutu PGRI. 
  9. Rumusan Kode etik pendidik yang kesembilan pendidik melaksanakan segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan

Kendala-kendala yang dihadapi dalam mewujudkan kode etik pendidik
Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam mewujudkan kode etik pendidik, yaitu:
  1. pertama adalah Kwalitas pribadi guru
  2. kedua pendidikan guru 
  3. ketiga sarana dan prasarana pendidikan. 
  4. keempat sistem pendidikan 
  5. kelima keduddukan, karier, dan kesejahteraan guru 
  6. keenam kebijakan pemerintah.

Sumber :Channel youtube Ahmad Kohar

Thursday, 2 July 2020

10 Rahasia menjadi pelajar berprestasi di sekolah

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, apa sih yang menjadi rahasia sukses agar menjadi pelajar berprestasi di sekolah. Dilansir dari channel Rahasia Menjadi Pelajar Berprestasi di Sekolah, bahwa ada 10 cara agar anak-anak menjadi pelajar berprestasi di sekolah.


Nah, namun  sebelum kita melanjutkan mengenai rahasia menjadi pelajar berprestasi di sekolah, yuk kunjungi artikel menarik lainnya di edukasinfo.net.



Berikut tips  Rahasia menjadi pelajar berprestasi di sekolah:
  1. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu, misalnya membersihkan kelas. Jangan ragu untuk menerimanya Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama - sama.
  2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik. Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru. Apabila kamu mengetahui jawabannyaJangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
  3. Jangan malu untuk bertanya. Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang suatu hal
  4. Kerjakan PR dengan baik. Jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda - nunda mengerjakannya,Jadi masih punya banyak waktu untuk bermain.
  5. Setiap pulang sekolah selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari.
  6. Cukup istirahat, makan dan bermainSemua dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat - cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermainKalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hariJadi tidak sering mengantuk di kelas.
  7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disukai. Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contoh matematika, maka banyak - banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika kalian malah menyukainya.
  8. Ikutilah kegiatan ekstrakurikuler yang kamu senangi. Cari tahu kegiatan apa yang kamu suka. Contohnya, apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut sehingga selain belajar pelajaran - pelajaran yang diajarkan di sekolah kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
  9. Cari seorang pembimbing yang baik. Orang tua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
  10. Jangan suka mencontek teman. Kalau mencontek teman, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagi pula belum tentu juga, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lainnya, malu kan ? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan nanti mendapat nilai baik.
Nah, sahabat edukasinfo yang baik, itulah tadi Tips  Rahasia menjadi pelajar berprestasi di sekolah, semoga menjadi motivasi kita dalam meraih prestasi, baik dunia maupun akhirat. Amin.

Sumber: Channel Youtube seraturinstitute

Tuesday, 30 June 2020

Guru Berbagi menghadirkan beragam webinar


Assalamualaikum sahabat edukasinfo, saat ini kita masih dihantui rasa takut dan cemas akan menyebarnya virus corona, walaupun pemerintah telah menyatakan bahwa saat ini sudah memasuki masa normal baru (New Normal). Namun, pernyataan itu bukan bahwa virus  corona benar-benar telah berlalu.  


Nah, sahabat sekarang banyak webinar yang menawarkan acara untuk diikuti oleh kita, termasuk kali ini dari Portal Guruberbagi. Portal Guruberbagi Kemendikbud kembali menghadirkan beragam webinar untuk kita ikuti. Berikut adalah Webinar-webinar yang ditawarkan oleh portal guruberbagi:
  1. Seri Webinar Guru Belajar": Kepala Sekolah Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pasca Pandemi Covid-19
  2. Model dan Strategi Pengawas Sekolah di Masa New Normal
  3. Kiat Mendisain Modul Digital
  4. REFO x Kelas Kok Bisa: Tips Memulai Kanal Edukasi di You Tube
  5. Games Seru Untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dengan Google Forms & QR Code
  6. Ragam Online Assessment (Penilaian) Di Masa Pandemi
  7. Tips Menjaga KEsehatan di Masa Pandemi
  8. Pelatihan Daring “Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Anak Tunagrahita Ringan”
  9. Webinar Peringatan Hari Lahir Pancasila, Satu Hati di Bawah Kebinekaan
  10. The Implementataion Of Finland’s Positive Education for Education and Parent during Distance Learning
  11. Pemanfaatan Layanan Dan Koleksi Daring Perpustakaan Kemendikbud Untuk Pendidik
  12. Penilaian Formatif Vs Sumatif
  13. Menyusun Tujuan Pembelajaran Dlam RPP Merdeka Belajar

Untuk mewujudkan komitmen Portal Guru Berbagi pada inovasi dan kreasi, kali ini Fitur Aksi menghadirkan dua kategori AKSI yaitu AKSI UMUM dan AKSI GTK. AKSI GTK ini merupakan seri webinar guru belajar persembahan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang ditujukan untuk guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah di semua jenjang, termasuk PAUD, Dikdas, Dikmen diksus, dan PLB. Seri webinar guru ini rutin diselenggarakan setiap hari yang dapat diikuti dalam platform Zoom (terbatas) maupun Youtube LIVE!

Untuk Fitur Artikel Refleksi Pembelajaran, berikut daftar artikel pilihan editor untuk pekan ini:
  • Masa Pandemi Selamatkan orang tua PAUD dari Kekhawtiran karya Redi Awal Maulana 
  • Mengenal Huruf dengan Permainan Arisan Huruf karya Ernawati
  • Belajar Berwirausaha di tengan Covid-19 karya Zakki Fitroni      
  • Sukses Belajar dari Rumah karya Lenayanti Br.P  
  • Pembelajaran Sejarah di Kelas Maya dengan Media Padlet Berbasis Infografis karya Akhmad Fajar Ma’rufin     
  • Edukasi Kebencanaan di Tengah Bencana Pandemi Covid-19 karya Febrina Damayanti     
  • Jelajah Nusantara Pada Masa Hindu-Budha Dengan Traveller Game Learning Berbantuan Media Sway karya Eko Prasetyo Utomo, M.Pd

Selamat bagi rekan penulis yang artikelnya sudah terpilih, mari lanjutkan kreasi dan inovasi dengan ragam karya yang siap dibagi. Selamat bagi guru-guru yang telah berbagi artikel refleksi pembelajaran dan RPP sampai tanggal 26 Juni 2020. Kuota internet (total 30 Gb) sebagai wujud apresiasi, siap dikirim untuk mendukung aktifitas Anda dalam berkarya dan berbagi.

#GuruBerbagi
#SaatnyaGuruBerbagi
#DariManaSaja
#BersamaHadapiKorona
#BelajarDanBerkreasiSambilBerbagi,
#BerbagiTakPernahRugi
 
Sumber : GuruBerbagi

Guru, Orang tua dan siswa diminta mengisi Instrumen Evaluasi Pemetaan Guru Pendidikan Dasar, begini cara mendaftarnya!

Assalamualaikum sahabat edukasinfo, masa new normal pasca pandemi virus corona atau covid 19, masih kita rasakan, walaupun sudah dinyatakan keadaan new normal (normal baru) namun kemungkinan penyebaran virus ini masih besar. Apalagi aturan protokol kesehatan yang mulai merenggang, sebab banyak masyarakat mulai menganggap remeh hal ini. Dimana-mana kita jumpai masyarakat sudah tidak lagi mengenakan masker, keramaian mulai tidak ada lagi jarak, dan banyak lagi hal-hal lain yang mungkin kita ketahaui bahwa itu melanggar protokol kesehatan. Di masa-masa sulit seperti ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hendak mengetahui sejauhmana kesiapan dan keterlaksanaannya dunia pendidikan di tengah pandemi dan new normal ini.


Surat dengan nomor 1778/b4/GT/2020 tanggal : 2020-06-26 ditandatangani oleh Dr. Drs. Rachmadi Widdiharto, M. A (Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar) berisi perihal Pengisian Instrumen Evaluasi Pemetaan Guru Pendidikan Dasar. Dalam rangka menindaklanjuti kebijakan Dirjen GTK Kemendikbud tentang Pemetaan Guru Pendidikan Dasar (SD dan SMP), Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar telah menyusun Instrumen Evaluasi Pemetaan Guru Pendidikan Dasar”. Tujuan instrumen ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan belajar siswa maupun guru pada jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP), sebagai bagian dari upaya untuk merancang peningkatan mutu pendidikan di masa depan melalui peran guru yang berorientasi pada siswa.


Pengisian instrumen dilaksanakan secara online, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. buka web  survei pada laman Direktorat GTK Dikdas: http://pgdikdas.kemdikbud.go.id/  
  2. Klik menu Registrasi. Lalu isi nama, alamat  email,  password  login,  confirm password login, dan jenis responden. Untuk jenis responden dipilih salah satu (guru, orang tua, atau siswa)  
  3. Kemudian isi instrumen sesuai petunjuk 
  4. Setelah selesai isi instrumen, klik simpan
Sehubungan dengan hal tersebut, dimohonkan bantuan kepada siapapun yang membaca informasi ini  untuk menyampaikan informasi tersebut kepada guru, orang tua, dan siswa di wilayah pembaca untuk dapat mengisi instrumen tersebut sesuai dengan kondisi riil yang dialami.

Cara daftar perhatikan gambar berikut:


Kunjungi laman Direktorat GTK Dikdas: http://pgdikdas.kemdikbud.go.id/ , pilih menu registrasi